33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Baru 2000 Perusahaan Update Tenaga Kerja

Total Perusahaan di Jateng 23 Ribu

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Perusahaan yang selama ini diwajibkan update atau wajib melaporkan kondisi terakhir tenaga kerjanya, tak perlu lagi datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan (TK). Sebab Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jateng dan BPJS TK telah menyediakan aplikasi online Wajib Lapor Ketenagakerjaan sejak April 2018 untuk pembaharuan data jumlah pekerja yang sudah diikutkan BPJS TK.

Sayangnya, kata Kepala Disnakertrans Provinsi Jateng, Wika Bintang, belum semua perusahaan menggunakan aplikasi tersebut. Sebab dari 23 ribu lebih perusahaan dengan 1,7 juta tenaga kerja, yang mengisi baru 1.500-2000 perusahaan.

“Karena itu, kami terus mendorong update data secara online dengan melakan beragam sosialisasi,” kata Wika Bintang seusai Rapat Pelaksanaan Pengawasan Terpadu dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jateng-DIJ dengan Disnakertrans Provinsi Jateng, di Hotel Gumaya, Kamis (26/7) kemarin.

Menurutnya, dengan sistem online tersebut, Disnakertrans Provinsi Jateng dan BPJS TK Kanwil Jateng-DIJ akan bersinergi dan cross data serta mendorong perusahaan wajib lapor. “Kami akan membangun link data sebagaimana Nawacita Presiden Jokowi. Sehingga data BPJS TK, Pemprov Jateng maupun pemerintah pusat sama, satu data,” tandasnya.

Sementara itu, dengan kerjasama tersebut, kata Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIJ, Moch Triyono, pihaknya akan giat menjaring perusahaan yang belum mengikutsertakan tenaga kerjanya ke BPJS TK. Hal itu akan meningkatkan kepesertaan hingga 100 persen pekerja di Jateng. “Kami terus menyosialisasikan bahwa ketika pekerja mengalami kecelakaan kerja, maka perusahaan harus membayar seluruh hak-hak pekerja. Kendalanya, masih banyak perusahaan yang merasa keberatan, tapi kami terus tekankan kewajibannya,” katanya.

Menurutnya, dari 1,7 juta tenaga kerja, 60 persen di antaranya adalah tenaga non formal dan 40 persen tenaga formal. Saat ini kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan memang sudah sebesar 94 persen untuk tenaga kerja formal, yakni pekerja yang bekerja di perusahaan. Sedangkan yang nonformal masih jauh di bawah itu. (ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Semakin Optimistis di Tahun ke-53

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Menginjak usia ke-53 tahun PT Telkom Indonesia optimis akan terus eksis dalam bisnis telekomunikasi di Indonesia. Semangat ini juga datang dari...

SOTK Baru, 694 Pejabat Dilantik

BATANG - Sebanyak 694 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Selasa siang (3/1) kemarin diambil sumpah dan dilantik Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo....

Industri Pendukung Sepeda Motor Berkembang

SEMARANG – Propek cerah pasar otomotif Indonesia membuat berbagai industri pendukung lain juga berkembang. Salah satunya produk minyak pelumas. Pelumas sepeda motor asal Amerika...

Relevansi Penerapan Kurikulum Tersembunyi dalam Pembentukan Karakter Bangsa

RADARSEMARANG.COM - KURIKULUM tersembunyi pada dasarnya adalah hasil dari suatu proses pendidikan yang tidak direncanakan. Artinya, perilaku yang muncul di luar tujuan yang dideskripsikan...

Kriya Tulang Daun Pikat Mahasiswa Asing

SEMARANG – Sebanyak 10 mahasiswa asing belajar membuat biodiesel dan kriya tulang daun dalam program Internasional Community Engangement (ICE) 2017. Mereka berasal dari Kasetsart...

Geliat UMKM

RADARSEMARANG.COM - Pengunjung memilih Batik Sibori di sentra industri batik Jangli Krajan, Semarang, Jumat (5/1). Proses pembuatan batik ini dengan cara kain diikat kemudian...