Warga Demak Dorong Terciptanya UPPKS

379
BERPRESTASI: Sungatman-Usfuriyah bersama kedua anaknya dikampung nelayan Bonang. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAT SEMARANG)
BERPRESTASI: Sungatman-Usfuriyah bersama kedua anaknya dikampung nelayan Bonang. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAT SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Pasangan suami istri (pasutri) Sungatman-Usfuriyah berhasil meraih juara 3 sebagai akseptor KB teladan kategori lestari 15 tahun tingkat Provinsi Jateng. Pasutri warga Desa Gebang, Kecamatan Bonang ini dinilai mampu berperan secara aktif sebagai duta KB di lingkungan rumahnya yang berada di kawasan kampung nelayan tersebut.

Sungatman sehari-hari sebagai Kepala SDN Serangan I Bonang. Sedangkan, istrinya guru wiyata SDN Tridonorejo I Bonang. Hari ini, Rabu (25/7), keduanya dihadirkan langsung  untuk memperoleh penghargaan tersebut di Alun-Alun Kabupaten Purworejo dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXV tingkat Jateng.

Kabid Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Dinpermades KB Pemkab Demak, Sukardjo, mengatakan, pengabdian pasangan tersebut selama 15 tahun lebih di masyarakat dinilai mampu mendorong terciptanya Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS).

“Keduanya memiliki kelompok binaan usaha pengasapan ikan didepan rumahnya. Satu rumah ada tiga janda dan anak-anak mereka bisa hidup dengan cara dibantu pinjaman dari program UPPKS tersebut,” katanya.

Menurutnya, kiprah mereka dalam berbagai organisasi termasuk PGRI, pramuka dan lainnya turut menjadi nilai plus bagi pasutri itu. “Bu Usfuriyah sendiri telah lama mengabdi sebagai guru wiyata selama 20 tahun dan mampu memotivasi warga untuk ber-KB dilingkungannya. Anaknya dua perempuan yaitu Hesti Jamiliyah, 27, dan Fatma Mardhatillah, 23,” ujar Sukardjo, kemarin.

Kesuksesan pasutri Sungatman dan Usfiriyah ini dapat membantu Dinpermas KB dalam menekan angka kelahiran. Berdasarkan data yang ada, peserta KB aktif di Demak hingga Juni 2018 mencapai 72,86 persen. Dengan rincian, peserta KB jenis IUD 5.639, MOW 5.477, MOP 366, kondom 1.026, IMPL ada 12.723, suntik 113.729, dan KB pil sebanyak 11.254. Kemudian, untuk pasangan usia subur (PUS) sendiri jumlahnya mencapai 206.177.

Kasi Pengendalian Penduduk, Agus Pramono mengatakan, dalam Harganas di Purworejo tersebut, pihaknya juga telah mengirim kontingen yang tergabung dalam Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) sebanyak 34 personel.  Mereka akan bertanding dalam pekan olahraga dan seni (Porseni) IPeKB. Ada  tiga lomba yang diikuti. Yaitu tenis meja, bulutangkis dan gobaksodor. “Mereka bertanding di GOR Purworejo,” katanya. (hib/bas)