33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Persadia Gelar Deteksi Diabetes Gratis

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Angka kasus diabetes di Wilayah Jawa Tengah mengalami peningkatan cukup tinggi hingga mencapai 11 persen. Hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Jateng baru-baru ini di salah satu kantong daerah di Pekalongan.

Ketua Persadia wilayah Jateng, dr Heri Nugroho SpPD didampingi dr Tjokorda Gede Dalem Pemayun SpPD mengatakan, penanganan terhadap diabetes tidak dapat dilakukan oleh satu stakeholder saja. Apalagi, jika dibebankan kepada dokter. Menurutnya, seluruh komponen memiliki tanggung jawab yang sama untuk mencegah penyakit tersebut.

“Dengan tujuan itu, Persadia menginisiasi adanya kegiatan Deteksi Dini Diabetes Melitus dengan harapan dapat mempersuasi masyarakat untuk melakukan pengecekan kesehatan dan pencegahan terhadap diabetes,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang di RSUP dr Kariadi, Senin (23/7).

Sesuai rencana, kegiatan Deteksi Dini Diabetes Melitus akan dilaksanakan pada kegiatan Car Free Day (CFD) bertempat di halaman Gradika, Provinsi Jawa Tengah, Minggu (29/7) mendatang. Kegiatan ini bertajuk Diabetes dan Keluarga, Seribu Tetes Darah Deteksi Dini Diabetes Melitus pun dalam rangka peringati Hari Diabetes Nasional, 12 Juli lalu.

Kegiatan pada Minggu mendatang, Persadia Jateng menyediakan deteksi dini atau screening diabetes melalui pemeriksaan faktor risiko, pemeriksaan klinis, serta pemeriksaan glukosa darah.

“Karena ini merupakan swadaya dari kami sebagai pemerhati, kegiatan ini diperuntukan terbatas bagi 1.000 peserta. Selain itu, peserta dapat mengikuti kegiatan itu tanpa pembiayaan apapun alias gratis,” pungkasnya. (tsa/zal)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Target Mei Diresmikan

RADARSEMARANG.COM - Sejumlah pekerja sedang memasang atap panggung teater Taman Indonesia Kaya di Taman Menteri Supeno, Semarang, Senin (12/3). Taman Indonesia Kaya akan menjadi...

SMK Bina Nusantara Gelar Safety Riding

SEMARANG – Ratusan siswa SMK Bina Nusantara Semarang menerima sosialisasi safety riding dari pihak Astra Motor Jateng, Kamis (30/3). Kegiatan tersebut untuk meningkatkan kesadaran...

Derby Megono Milik Persip

BATANG-Pertandingan dua klub sepakbola bertetangga yang memiliki kultur dan sejarah yang sama, Persibat Batang dan Persip Pekalongan, dengan titel Derby Megono (diambil dari nama...

Akal Sehat Bikin Tamat Kereta Cepat

Akhirnya akal sehat yang menang: Mahathir Muhamad membatalkan proyek kereta cepat Kuala Lumpur ke Singapura. Itu akan membuat Malaysia hemat 36 miliar dolar. Mahathir...

Calon Haji Bertambah 172 Lansia

MUNGKID— Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magelang memastikan jumlah calon jamaah haji (calhaj) bertambah 172 orang, menjadi 1.028 calhaj. Kepastian ini terungkap dalam rapat...

Ditinggal ke Sawah, Rumah Ludes Terbakar

KENDAL—Nur Ridho warga Desa Puguh, RT 2/RW5, Kecamatan Pegandon, ini bernasib nahas. Satu-satunya rumah yang menjadi tempat tinggal dirinya sekeluarga, ludes dilalap si jago...