Perayaan HUT Milik Seluruh Warga

270
BANGUN SINERGI: Sekda Kota Salatiga Drs Fakruroji menjadi inspektur upacara dalam peringatan hari jadi Kota Salatiga di Lapangan Pancasila kemarin. (DINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANGUN SINERGI: Sekda Kota Salatiga Drs Fakruroji menjadi inspektur upacara dalam peringatan hari jadi Kota Salatiga di Lapangan Pancasila kemarin. (DINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Hari jadi Salatiga yang ke-1.268 yang dilaksanakan sejak awal Juli hingga sekarang berlangsung meriah. Terlihat antusiasme masyarakat Salatiga yang turut memeriahkan disetiap rangkaian acara.

“Karena dukungan dari masyarakat, maka hari jadi Salatiga berlangsung meriah. Hari jadi ini bukan hanya milik pemerintah, melainkan milik seluruh masyarakat Salatiga. Ketika momentum datang, masyarakat merasa memiliki semua potensi yang ada baik para budayawan,
seniman, antar kelompok maupun organisasi masyarakat. Jadi mereka merasa bertanggung jawab untuk memeriahkan hari jadi ini,” terang Sekda Kota Salatiga Drs Fakruroji kepada wartawan, kemarin siang.

Menurut Fakruroji, momentum hari jadi ini merupakan evaluasi yang kaitannya dengan bagimana pelaksanaaan pembangunan Salatiga dan kesejahteraan masyarakatnya. Momentum evaluasi ini tidak hanya kepada Pemerintah Kota Salatiga, melainkan juga dengan pihak penyelenggara, dan penanggungjawab.

“Saya sudah merasa senang tetapi perlu ditingkatkan lagi kedepannya. Saya harapkan untuk masyarakat semua untuk ikut merasa bertanggungjawab. Ini milik kita, mari kita meriahkan. Bahkan momentum hari jadi dapat dikemas untuk mengabarkan kegiatan itu,” terangnya.

Lebih jauh, ia mengungkapkan apabila kota Salatiga masih ada potensi untuk maju dan dikenal ke tingkat nasional hingga internasional. Modal yang dimiliki mulai dari kuliner, budaya, industri pakaian dan bahkan semua hal yang ada di salatiga. Ia mengaku perlu adanya jalinan komunikasi dengan media cetak untuk dapat mmendukung hari jadi Salatiga tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya.”Jadi yang tahu bukan hanya warga Salatiga saja, tetapi juga masyarakat luar salatiga,” jelas Fakruroji. (mg7/mg8/sas/bas)