33 C
Semarang
Jumat, 23 Oktober 2020

Pedagang Ayam Tuntut Harga Turun

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Sebanyak 250 pedagang ayam dari Kabupaten Temanggung dan Magelang yang tergabung dalam Paguyuban Anti-Prei (PAP) mendatangi kantor DPRD Kabaputen Temanggung Selasa (24/7). Mereka ingin menyampaikan tuntutan atas mahalnya harga ayam di pasaran pascalebaran tahun ini.

Sebelum beraudiensi, mereka menggelar aksi dengan membentangkan beberapa spanduk. Isi dari poster yang dibawa masa di antaranya “Turunkan harga ayam”, “turunkan harga ayam kami bosan makan mi instan”, “turunkan harga secepatnya”,”harga ayam tinggi masyarakat semakin miskin”, “turunkan harga ayam kami hanya rakyat kecil” dan banyak lainnya.

Kemudian, rombongan yang dipimpin Panud Sudaryo dan beberapa perwakilan dipersilakan masuk ke ruang Sindoro DPRD setempat. Mereka ditemui Wakil Ketua DPRD Temanggung Tunggul Purnomo, Ketua Komisi C DPRD Temangggung Slamet Raharjo beserta anggota serta Dinas Peternakan.

Ketua PAP, Panud Sudaryo menuturkan, aksi yang digelar meminta pemerintah untuk menurunkan harga ayam dan meminta menghentikan impor ayam. “Harga  ayam di pasaran saat ini per satu kilogram sudah tembus Rp 24.500. Harga tersebut bahkan lebih tinggi saat Lebaran lalu, berkisar Rp 24 ribu,” ucap Panud Sudaryo usai audiensi dengan pimpinan DPRD Temanggung, Selasa (24/7).

Terkait impor, pihaknya telah melakukan sweeping dan mendapatkan beberapa pedagang yang menjual daging impor dengan harga Rp 15.000.  “Kalau ini dibiarkan, ayam lokal mau di kemanakan? Kami mohon andil pemerintah untuk segera menyikapi hal ini. Kami mohon solusi,” pintanya.

Menanggapi tuntutan para pedagang tersebut, Wakil Ketua DPRD Tunggul Purnomo menuturkan, permasalahan ini tetap menjadi bahan masukan atau evaluasi untuk dikoordinasikan ke pihak terkait. (san/lis)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...