Festival Band Sedot Wisatawan

537
MERIAH: Penampilan Appocalyse Band saat peringatan 2nd Anniversary kelompoknya di Lokasi Wisata Sri Gunung, menarik minat pengunjung untuk berwisata, Minggu (22/7). (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)
MERIAH: Penampilan Appocalyse Band saat peringatan 2nd Anniversary kelompoknya di Lokasi Wisata Sri Gunung, menarik minat pengunjung untuk berwisata, Minggu (22/7). (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Batang, berbagai cara dilakukan seperti bekerja sama dengan komunitas musik. Dengan menggelar Festival Band Sri Gunung, yang ternyata cukup menarik minat masyarakat untuk berwisata di Bukit di area PTPN IX Siluwok Batang ini.

Manajer PTPN IX Fahrurrozi menyambut baik adanya kegiatan ini dan mempersilahkan siapa saja untuk menyalurkan bakat serta kreativitas positif di lokasi ini.

Hal senada dikatakan juga oleh Juwari yang menjabat sebagai Sinder Affdelling Kedondong yang mengelola langsung Sri Gunung. “Selain menyalurkan bakat juga menghibur pengunjung Sri Gunung. Kami sediakan lahan khusus dan keamanan yang terlatih sehingga siapapun yang berkunjung ke sini merasa nyaman”, kata Juwari.

Pihaknya bahkan punya cita-cita untuk mengadakan event setiap bulan dengan tema berbeda-beda. Appocalyse Band sang empunya even menjelaskan, acara tersebut bagian dari emperingati 2 tahun berdirinya band tersebut.

Dengan menggelar Festival Band, sengaja di Lokasi Wisata Sri Gunung agar acara semakin menarik. Selain lokasinya menarik, juga cukup indah dan luas. Band yang bermarkas di Banyuputih ini mengusung aliran Regge serta irama Ska yang rancak.”Agar acara kami menarik, kami juga mengundang sejumlah Band untuk tampil bersama pada hari Minggu (22/07),” jelas ketua band ini Tutur Priyanto.

Pada acara kemarin di Sri Gunung tampil 4 Band tamu yang ikut memeriahkan diantaranya Sego Megono dari Kajen, Sogo Simek dari Tersono, Class A dari Batang dan One Time dari Kedawung Banyuputih.

Hampir semua membawakan music Regge yang rancak dan renyah.  Puncak acara diisi oleh band yang punya nama besar Sego Megono dari Kajen yang membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri bertema kritik sosial yang tajam. (han/bas)