KUNJUNGAN : Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang, Waluyo menerima kenang-kenangan dari Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Magelang, Ida Mulyani  Selasa (24/7). (Setwan Kota Magelang for JP Radar Kedu)
KUNJUNGAN : Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang, Waluyo menerima kenang-kenangan dari Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Magelang, Ida Mulyani  Selasa (24/7). (Setwan Kota Magelang for JP Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – DPRD Kabupaten Pemalang, Selasa (24/7) kemarin berkunjung ke DPRD Kota Magelang. Kunjungan ini untuk mempelajari upaya strategis Kota Magelang dalam memperoleh pendapatan asli daerah (PAD) yang mencapai Rp 234 miliar lebih.

“Kami sengaja ke Kota Magelang untuk belajar bagaimana upaya strategis meningkatkan PAD. Karena Kota Magelang dengan empat kecamatan, ternyata mampu meraih PAD sebesar Rp 234 miliar dengan asumsi APBD sekitar Rp 1 triliun lebih. Sedangkan Kabupaten Pemalang dengan 14 kecamatan, PAD kami hanya Rp 249 miliar dengan asumsi APBD Rp 2 triliun lebih,” kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Magelang, Ida Mulyani, Selasa (24/7) kemarin di sela kunjungan kerja di DPRD Kota Magelang.

Sementara, anggota Komisi B DPRD Kota Magelang, Waluyo didampingi anggota DPRD lainnya, HIR Jatmiko, menuturkan, PAD di Kota Magelang setiap tahun meningkat. Menurut Waluyo, keberadaan RSUD Tidar ikut menyokong sektor pendapatan dan juga merupakan penyangga PAD tertinggi di eks Karesidenan Kedu.

Sementara, Kabid Pendapatan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang, Wikan Kanugroho, mengungkapkan, pendapatan di Kota Magelang dikelola secara profesional, transparan dan akuntabel.

Dalam kesempatan yang sama, DPRD Kabupaten Subang juga mengunjungi DPRD Kota Magelang untuk konsultasi tentang kiat sinergi antara eksekutif dengan legislatif. (had/lis)