33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Bersama Melindungi Masa Depan Anak

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ketahanan dan harmonisasi keluarga sangat penting sebagai salah satu upaya melindungi dunia anak-anak di Jateng. Sebab, di era saat ini banyak persoalan kekerasan yang mengancam keberadaan anak-anak sangat kompleks. Ancaman dari pengaruh teknologi, kekerasan seksual, kekerasan fisik sampai aksi bullying.

“Anak-anak merupakan aset berharga untuk masa depan. Jadi harus dilindungi dengan maksimal hak-haknya agar menjadi generasi emas,” kata Sekretaris Komisi E DPRD Jawa Tengah, Abdul Hamid saat mengisi acara Dialog Bersama Parlemen “Melindungi dan Mensejahterakan Anak” di Hotel Quest, Semarang.

Ia menambahkan, ancaman terhadap anak harus diantisipasi sejak dini. Hal itulah yang membuat DPRD Jateng sudah membuat Perda No 2 Tahun 2018 tentang Ketahanan Keluarga. Itu sebagai paying hukum, agar ketahanan keluarga benar-benar bias terwujud di Jateng. Ia terus mendesak agar Pemprov dan pemerintah daerah bias memaksimalkan perannya dalam membuat kebijakan ramah anak. “Jika keluarga harmonis, tentu anak akan merasa nyaman dan terlindungi. Sehingga anak lahir menjadi generasi emas,” ujarnya.

Politisi PKB ini mengajak seluruh elemen masyarakat bias berperan dalam melindungi dan mensejahterakan anak-anak. Terutama keluarga yang setiap hari dekat dan berinteraksi dengan anak. Selain itu juga harus bisa menciptakan lingkungan ramah anak-anak. “Harus ada proteksi, karena anak sangat rentan dengan kekerasan atau lainnya. Keluarga harus menjadi orangtua, sahabat dan teman bagi anak agar mereka merasa terlindungi,” tambahnya.

Abdul Hamid meminta agar masyarakat bisa lebih terbuka dan tidak tertutup. Jika ada masalah, tak ada salahnya untuk meminta pendapat dari orang lain. Dengan begitu, bias dicarikan solusi dan rumah tangga akan semakin harmonis. Selain itu, pendidikan moral sangat penting agar keluarga tetap harmonis. “Jika keluarga harmonis, maka anak-anak akan tumbuh dengan bahagia dan bis

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Jawa Tengah, Sri Winarna mengatakan, melindungi anak menjadi sebuah keharusan. Bahkan, untuk bullying jangan sampai melanda anak-anak karena efeknya secara psikologis sangat besar.”Ayo bersama lindungi anak-anak kita dari segala bentuk kekerasan sekecil apapun,” katanya.

Ia menambahkan, berbagai aksi kekerasan sekarang mengancam anak-anak di Jateng. Seperti aksi kekerasan seksual, kekerasan fisik, sampai aksi bullying yang kerap terjadi. Kekerasan fisik dan seksual misalnya justru pelakunya selalu orang terdekat.”Berarti kan ada masalah di lingkungan tersebut. Makanya harus ada upaya dan komitmen bersama,” tambahnya.

Dalam hal ini, keluarga berperan penting untuk melindungi dan mesejahterakan anak. Keluarga yang sering menjadi tempat ngobrol dan berdiskusi. Selain itu, penguatan agama harus dikuatkan agar bisa membentengi anak-anak kedepan. “Pencegahan harus dilakukan bersama dan tak bisa jalan sendiri. Karena jika semua bareng akan lebih mudah melindungi anak-anak dari segala macam kekerasan,” tambahnya. (adv/fth/bas)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

12 Tim Ikut Ambil Bagian

SEMARANG - Sebanyak 12 tim dari berbagai daerah akan bersaing pada Invitasi Nasional Antar Sekolah Basket Sehati di GOR Sahabat, 12-16 Desember. Mereka terbagi...

Projected Motion Media Meningkatkan Pemahaman Broken Home

RADARSEMARANG.COM - Penerapan kurikulum 2013 di tingkat SMA sudah dilaksanakan beberapa tahun yang lalu, tetapi banyak mengalami kesulitan dalam penerapan pembelajaran. Kurikulum 2013 menuntut...

Temuan Prasasti Masih Dikaji

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pihak Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang masih melakukan pengkajian terhadap temuan prasasti di Gunung Ungaran. Pamong Budaya Disdikbudpora...

Mainkan 10 Partai Pertandingan

TEMANGGUNG- Pengcab Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Temanggung, kembali menyelenggarakan kejuaraan daerah, yang digelar mulai hari Rabu (26/7) di GOR Bambu Runcing, Jalan...

Berguling ke Depan Sejauh 400 Meter di Stadion

RADARSEMARANG.COM - Banyak cara dilakukan seseorang untuk mengakhiri tahun 2017 dan menyambut tahun baru yang akan tiba. Biasanya masyarakat akan berpesta dan menyalakan kembang...

Panmud Hukum PN Semarang Diperiksa KPK

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Panitera Muda (Panmud) Hukum pada Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Ali Nuryahya diduga diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait putusan gugatan praperadilan...