33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Akan Panggil Pengusaha Zeus Karaoke

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kasus pelaporan dugaan penipuan dan penggelapan pajak yang diduga dilakukan oleh pengusaha Zeus Karaoke, terus diperdalam. Bahkan, penyidik kepolisian segera memanggil pengusaha Zeus Karaoke.

Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Ahmad mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan atas pelaporan dugaan kasus tersebut. Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Penanganan pajak ada undang-undangnya sendiri. Ini kami sedang menghitung bersama orang Bapenda untuk menyocokkan data juga dengan mereka,” ungkapnya, Senin (23/7) kemarin.

Menurut Ahmad, penanganan kasus tersebut perlu kecermatan dan kejelian. Sehingga tidak dilakukan secara terburu-buru, tapi harus diurutkan satu persatu. “Kalau memang ada indikasi korupsi, ya nanti saya yang menangani. Kalau itu memang benar-benar murni pajak, dikeluarkan Surat Kurang Bayar (SKB),” tegasnya.

Selain itu, pihaknya sekarang masih terus mengumpulkan alat-alat bukti. Manakala alat bukti tersebut sudah kuat, akan dimintakan keterangan dengan saksi ahli. “Itu baru bisa ditentukan apakah murni korupsi atau memang pajak,” bebernya.

Ahmad juga menegaskan bahwa pihaknya belum melakukan pemanggilan terhadap Thomas, selaku pengusaha Zeus Karaoke yang dilaporkan tersebut. “Belum sampai kesana,” tegasnya.

Menurutnya, sebelum melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan, penyidik akan melakukan gelar internal dahulu. Kemudian, penyidik akan memanggil pihak Wajib Pajak (WP) perusahaan tersebut. “Baru kami telusuri, apakah disitu berbadan hukum, disitu tercantum NPWP siapa, perorangan atau badan hukum. Itu nanti kami panggil minggu depan,” katanya.

Namun ketika ditanya siapa (nama) yang dipanggil, Ahmad belum bisa menjelaskan. “Ini belum ketemu, apakah perorangan atau berbadan hukum. Kalau berbadan hukum, ya semuanya yang disitu, pengurus-pengurusnya,” jelasnya.

Sementara itu, informasi yang beredar, pengusaha Zeus Karaoke, Thomas mendatangi Polrestabes Semarang, Senin (23/7) kemarin. Laki-laki asal Korea Selatan (Korsel) tersebut datang menghadiri pemanggilan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang, untuk dimintai keterangan terkait dugaan praktik prositusi di tempat karaoke tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji belum bisa memberikan keterangan terkait pemanggilan ini. “Saya belum menerima laporan dari Kasatreskrim,” katanya singkat.

Sebelumnya diberitakan pengusaha tempat hiburan Zeus Karaoke yang berlokasi di lingkungan Grand Edge Hotel Jalan Sultan Agung Kota Semarang diduga telah melakukan dugaan penipuan dan penggelapan pajak mencapai miliaran rupiah. Dugaan kasus ini mencuat setelah salah satu penanam modal bisnis ini melaporkan ke kepolisian terkait dugaan penipuan penggelapan hasil keuntungan dari penanaman saham.
Pelapor atas nama Jeffry Fransiskus, 31, warga Pudakpayung Kecamatan Banyumanik. Sedangkan terlapornya adalah Thomas, warga negara Korea yang tinggal di Dusun Srumbung Bawen Kabupaten Semarang. Jeffri melaporkan dugaan kasus ini di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (7/7) sekitar pukul 21.15. (mha/ida)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tim Jibom Sterilkan Kelenteng

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Puluhan anggota tim Penjinak Bom (Jibom) Kepolisian Resor Magelang Kota, menyisir Kelenteng Liong Hok Bio Jalan Alun-alun Selatan, Jumat (9/2). Sterilisasi...

Pelatih Persikama Mengundurkan Diri

MUNGKID— Pelatih Persikama Kabupaten Magelang Tommy Parsep mengundurkan diri pasca menuai hasil negatif di beberapa laga ujicoba tim. Manajemen masih melakukan koordinasi untuk menentukan...

Inovasi Disruptif : Apakah Sebuah Keharusan?

RADARSEMARANG.COM - INOVASI disruptif (disruptive innovation) adalah inovasi yang membantu menciptakan pasar baru, mengganggu atau merusak pasar yang sudah ada, dan pada akhirnya menggantikan teknologi terdahulu. Inovasi disruptif mengembangkan...

Pendidikan Hanya Berorientasi Pasar

PENDIDIKAN Indonesia sudah kehilangan arah. Pendidikan dalam bentuk sekolah telah tercerabut dari akar kesejarahan sistem pendidikan nasional. Pendidikan di Indonesia sudah tidak lagi bertumpu...

Pelajar SMA Diajak Perangi Berita Hoax

KEBUMEN –Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti mengajak pelajar setingkat SMA se-Kabupaten Kebumen cerdas berinternet. Kecerdasan menggunakan internet bisa untuk memerangi berita hoax atau berita...

Tekan Calo Melalui Konsultan Perizinan Berbadan Hukum

SEMARANG–Masih mempercayakan pengurusan perizinan melalui calo karena enggan dengan proses yang dilalui? Hal itu tak lagi menjadi alasan mengingat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah...