Akan Panggil Pengusaha Zeus Karaoke

706

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kasus pelaporan dugaan penipuan dan penggelapan pajak yang diduga dilakukan oleh pengusaha Zeus Karaoke, terus diperdalam. Bahkan, penyidik kepolisian segera memanggil pengusaha Zeus Karaoke.

Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Ahmad mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan atas pelaporan dugaan kasus tersebut. Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Penanganan pajak ada undang-undangnya sendiri. Ini kami sedang menghitung bersama orang Bapenda untuk menyocokkan data juga dengan mereka,” ungkapnya, Senin (23/7) kemarin.

Menurut Ahmad, penanganan kasus tersebut perlu kecermatan dan kejelian. Sehingga tidak dilakukan secara terburu-buru, tapi harus diurutkan satu persatu. “Kalau memang ada indikasi korupsi, ya nanti saya yang menangani. Kalau itu memang benar-benar murni pajak, dikeluarkan Surat Kurang Bayar (SKB),” tegasnya.

Selain itu, pihaknya sekarang masih terus mengumpulkan alat-alat bukti. Manakala alat bukti tersebut sudah kuat, akan dimintakan keterangan dengan saksi ahli. “Itu baru bisa ditentukan apakah murni korupsi atau memang pajak,” bebernya.

Ahmad juga menegaskan bahwa pihaknya belum melakukan pemanggilan terhadap Thomas, selaku pengusaha Zeus Karaoke yang dilaporkan tersebut. “Belum sampai kesana,” tegasnya.

Menurutnya, sebelum melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan, penyidik akan melakukan gelar internal dahulu. Kemudian, penyidik akan memanggil pihak Wajib Pajak (WP) perusahaan tersebut. “Baru kami telusuri, apakah disitu berbadan hukum, disitu tercantum NPWP siapa, perorangan atau badan hukum. Itu nanti kami panggil minggu depan,” katanya.

Namun ketika ditanya siapa (nama) yang dipanggil, Ahmad belum bisa menjelaskan. “Ini belum ketemu, apakah perorangan atau berbadan hukum. Kalau berbadan hukum, ya semuanya yang disitu, pengurus-pengurusnya,” jelasnya.

Sementara itu, informasi yang beredar, pengusaha Zeus Karaoke, Thomas mendatangi Polrestabes Semarang, Senin (23/7) kemarin. Laki-laki asal Korea Selatan (Korsel) tersebut datang menghadiri pemanggilan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang, untuk dimintai keterangan terkait dugaan praktik prositusi di tempat karaoke tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji belum bisa memberikan keterangan terkait pemanggilan ini. “Saya belum menerima laporan dari Kasatreskrim,” katanya singkat.

Sebelumnya diberitakan pengusaha tempat hiburan Zeus Karaoke yang berlokasi di lingkungan Grand Edge Hotel Jalan Sultan Agung Kota Semarang diduga telah melakukan dugaan penipuan dan penggelapan pajak mencapai miliaran rupiah. Dugaan kasus ini mencuat setelah salah satu penanam modal bisnis ini melaporkan ke kepolisian terkait dugaan penipuan penggelapan hasil keuntungan dari penanaman saham.
Pelapor atas nama Jeffry Fransiskus, 31, warga Pudakpayung Kecamatan Banyumanik. Sedangkan terlapornya adalah Thomas, warga negara Korea yang tinggal di Dusun Srumbung Bawen Kabupaten Semarang. Jeffri melaporkan dugaan kasus ini di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (7/7) sekitar pukul 21.15. (mha/ida)