33 C
Semarang
Minggu, 31 Mei 2020

7 Bulan Kejati Selamatkan Rp 7 M   

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Prestasi yang cukup membanggakan patut disematkan kepada instansi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah. Maklum saja, dalam kurun waktu Januari hingga Juli 2018, Kejati berhasil melakukan eksekusi Uang Pengganti (UP) kerugian negara dari sejumlah perkara tindak pidana ekonomi maupun korupsi sebesar Rp 7.141.885.140.

Hal itu dibeberkan Kepala Kejati Jateng, Sadiman dalam pertemuan dengan awak media di akhir perayaan ulang tahun Ikatan Adhyaksa Darma Karini ke-18 dan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-58, di kantor Kejati Jateng, jalan Pahlawan, nomor 14, Semarang, Senin (23/7).

”Eksekusi uang pengganti kerugian negaranya Rp 7 miliar lebih, sedangkan eksekusi dendanya Rp 1.068.283.000. Eksekusi kerugian negara ini mendasari putusan hakim yang telah berkekuatan hukum tetap atau inckrach,” kata Sadiman didampingi sejumlah asistennya, termasuk Aspidsus Kejati, Heru Chairuddin.

Selain itu, lanjut Sadiman, pihaknya juga berhasil menyelamatkan keuangan negara Rp 2.040.318.643. Dikatakannya, penyelamatan keuangan negara itu terjadi terkait penyidikan sejumlah perkara yang sedang ditangani kejaksaan. Karena dalam prosesnya, saat itu ada pengembalian uang, yang belum sampai di proses persidangan.

Sedangkan terkait penuntutan tindak pidana korupsi, Sadiman menyebutkan, terdata ada 18 perkara dari penyidikan kejaksaan, sedangkan 32 perkaranya dari pihak kepolisian. ”Untuk penuntutan tindak pidana ekonomi dari penyidikan Bea Cukai ada 14 perkara. Dari penyidikan Kanwil Pajak satu perkara,” jelasnya.

Sebelum melakukan pertemuan dengan awak media, Sadiman memimpin upacara dalam rangka HBA. Dalam kesempatan itu, juga ada seremoni pemotongan tumpeng, sekaligus pembagian doorprise menarik seperti tiga motor, mesin cuci, dan kulkas. Sadiman juga mengaku, HBA tahun ini difokuskan kepada bhakti sosial, seperti nikah dan khitanan masal, serta bedah rumah di Pati.

Asisten Bidang Intelijen (Asintel) Kejati Jateng Bambang Haryanto melalui Kasi Penkum Kejati Jateng, Sugeng Riyadi menambahkan, bahwa hingga saat ini sudah ada 32 instansi di Jawa Tengah yang telah melakukan kerjasama dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejati Jateng, dengan harapan untuk percepatan pembangunan di Jateng.

“Sudah ada tiga puluh dua instansi yang dengan nilai keseluruhan kegiatan sekitar Rp 6 triliun,” imbuhnya. (jks/mg18/bas)

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Pelayanan Cepat, Ramah, dan Nyaman

Fasilitas di RSUD K.R.M.T Wongsonegoro sangat lengkap. Selain memiliki alat medis yang lengkap, RSUD juga memperhatikan kebutuhan anak, salah satunya dengan memberi fasilitas taman...

Bedah 100 Kandang, Tingkatkan Kesejahteraan Peternak

SEMARANG - Potensi hasil peternakan ayam di Jateng cukup tinggi. Populasi ayam peternak sendiri mencapai 9 juta ekor. Diharapkan potensi tersebut bisa memunculkan kerja...

Petahana Tumbang

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG—Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 3 HM Al Khadziq-Heri Ibnu Wibowo unggul dalam perhitungan suara sementara Pemilihan Bupati (Pilbup) Temanggung...

Hasil Seleksi Perangkat Desa Banyak Kesalahan

UNGARAN – Pengumuman seleksi perangkat desa di Kabupaten Semarang diwarnai kesalahan. Karena itu, pengumuman harus kembali direvisi. ”Pengumuman tidak sesuai hasil nilai tes yang dilakukan...

Pemecahan Masalah Trigonometri yang Mendekati Soal “HOTS”

RADARSEMARANG.COM - Pemecahan masalah Trigonometri  yang mendekati soal  HOTS atau high order thinking skills yang membutuhkan penalaran tingkat tinggi, sangat perlu diberikan pendidik kepada...

Mirna Tutup Dua Lokalisasi

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Bupati Kendal, Mirna Annisa menutup dua tempat lokalisasi di Kendal selama Ramadan ini. Dua lokalisasi itu yakni Gambilangu atau GBL yang...