Tingkatkan Siskamling Lewat Tek-Tek

423
​MERIAH: Salah satu kreativitas peserta Lomba Musik Tek-tek Tanda Beboyo yang digelar Kesbangpol Kendal di Alun-alun Kendal, Sabtu (21/7). (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
​MERIAH: Salah satu kreativitas peserta Lomba Musik Tek-tek Tanda Beboyo yang digelar Kesbangpol Kendal di Alun-alun Kendal, Sabtu (21/7). (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Banyak hal bisa dilakukan untuk meningkatkan semangat warga untuk meningkatkan jaga malam atau ronda. Seperti dilakukan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kendal dengan menggelar lomba Musik Tek-Tek Tanda Beboyo.

Berbagai kreasi seni ditampilkan oleh peserta yang merupakan perwakilan desa di Alun-alun Kendal. Ada yang menggunakan pakaian badut, pakaian adat jawa dan sebagainya. Alat musiknya juga tidak hanya kentongan bambu saja, tapi dikolaborasikan dengan alat musik tradisional lainnya seperti angklung, drum blek, seruling dan sebagainya.

Bupati Kendal Mirna Annisa mengaku terharu dengan lomba tersebut. Menurutnya musik tek-tek merupakan kesenian tradisional yang harus diestarikan. Musik tek-tek yang berupa kentongan dipadu dengan lagu tradisional yang bervariasi, diharapkan bisa membangkitkan semangat masyarakat untuk melakukan siskamling.

“Dengan warga berkompetisi menciptakan musik tek-tek, secara tidak langsung keamanan lingkungan menjadi aman, damai dan tentram. Sehingga kondusifitas daerah ikut terjaga,” katanya, Sabtu (21/7).

Kepala Kesbangpol Kendal, Ferry Nando Rad Bonay mengatakan, lomba ini digelar bertujuan untuk meningkatkan semangat warga dalam melakukan siskamling di daerahnya masing-masing.
“Selain itu untuk menciptakan rasa cinta tanah air, dimana peserta juga dibekali dengan wawasan kebangsaan. Sehingga tidak mudah terpengaruh dengan kelompok atau oknum yang ingin memecah belah,” tambahnya. Lomba kali ini dimenangkan Desa Sendangdawung, Kecamatan Kangkung. (bud/ton)