Program Wajib Salat Fardhu Latih Kedisiplinan Siswa

173
Oleh : Aeyati SAg
Oleh : Aeyati SAg

RADARSEMARANG.COM – SALAT adalah rukun Islam yang kedua setelah dua kalimat syahadat. Berasal dari bahasa Arab As-Sholah, dan secara bahasa (Etimologi) berarti doa. Sedangkan secara istilah/syariah (terminologi), salat adalah perkataan dan perbuatan tertentu/khusus yang dibuka/dimulai dengan takbir (takbiratul ihram) diakhiri/ditutup dengan salam.

Melaksanakan salat adalah wajib ‘aini bagi setiap orang yang sudah mukallaf (terbebani kewajiban syari’ah), baligh (telah dewasa/dengan ciri telah bermimpi), dan ‘aqil (berakal). Salat disyariatkan sebagai bentuk tanda syukur kepada Allah, untuk menghilangkan dosa-dosa, ungkapan kepatuhan dan merendahkan diri di hadapan Allah, menggunakan anggota badan untuk berbakti kepada-Nya yang dengannya bisa seseorang terbersih dari dosanya dan tersucikan dari kesalahan-kesalahannya serta terajarkan akan ketaatan dan ketundukan.

Salat dalam Islam mempunyai kedudukan yang tidak disamai oleh ibadah-ibadah lainnya. Ia merupakan tiangnya agama ini. Yang tentunya tidaklah akan berdiri tegak kecuali dengan adanya tiang tersebut. Salat adalah ibadah yang pertama kali diwajibkan Allah dan nantinya akan menjadi amalan pertama yang dihisab di antara amalan-amalan manusia.

Ternyata salat adalah ibadah yang menyimpan banyak hikmah selain secara spitual juga menyehatkan. Salat juga sarat akan manfaat. Salah satunya adalah menumbuhkan dan mengajarkan sifat kedisiplinan.

Sifat disiplin merupakan sifat terpuji yang setiap orang pasti menyukainya. Karena itu, seorang muslim yang mampu menjaga ibadah salatnya dengan tepat waktu, sudah dipastikan akan melekat padanya sikap disiplin. Hal ini dapat dikatakan bahwa salat mengandung makna pendidikan kedisiplinan spiritual dan mental bagi seorang hamba yang mendirikannya.

Ada beberapa pelajaran penting yang menjadikan seorang muslim dengan mendirikan salat akan menumbuhkan sikap disiplin, yakni: Pertama, disiplin dalam kebersihan. Salat mendidik seorang muslim untuk hidup disiplin dalam menjaga kebersihan. Hal ini karena seorang muslim ketika hendak salat harus suci dari hadas dan najis. Berwudhu adalah salah satu amal yang harus dilakukan sebelum seseorang melaksanakan salat. Artinya, orang yang akan salat, diwajibkan berwudhu lebih dulu. Tanpa wudhu salatnya tidak sah.

Kedua, disiplin dalam memanfaatkan waktu. Salat akan mengajarkan kepada seorang muslim untuk disiplin dapat memanfaatkan waktu. Hal ini karena dalam melaksanakan salat seorang muslim harus melaksanakan sesuai dengan waktu-waktu yang telah ditentukan. Hal ini sebagaimana firman Allah Swt yang artinya: “Sesungguhnya salat itu merupakan kewajiban yang ditetapkan waktunya bagi kaum mukminin.” (Qs: an-Nisa`: 103)

Ketiga, disiplin dalam menjalankan aturan. Di manapun kita tinggal tentunya ada aturan yang harus dipatuhi, baik itu aturan di rumah, aturan di lingkungan tempat tinggal (masyarakat), aturan di lingkungan sekolah dan aturan negara yang harus dipatuhi. Dengan adanya aturan yang ditetapkan akan menjadikan seseorang akan hidup dengan baik dan tertata.

Islam adalah agama yang mengajarkan umatnya untuk hidup disiplin dalam menjalankan aturan selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Dalam menjalankan salat, kita diajarkan untuk menaati aturan yang telah ditetapkan.

Dari tiga hikmah salat, yang mengajarkan kepada kita tentang hidup disiplin, sebenarnya banyak lagi pelajaran yang dapat diambil dari pelaksanaan salat tersebut. Untuk itu, dapat kita pahami bahwa setiap perintah maupun larangan Allah Swt terdapat banyak hikmah yang terkandung di dalamnnya. (kpig1/aro)

Guru Fikih MTs Nurul Huda Banyuputih