Pameran AITE Raih Sambutan Positif

580
BERIZIN KEMENAG : Masyarakat saat mengunjungi both biro umroh Dewangga dalam pameran AITE 2018 di Paragon Mall kemarin. (JOHN WAHID/RADAR SEMARANG)
BERIZIN KEMENAG : Masyarakat saat mengunjungi both biro umroh Dewangga dalam pameran AITE 2018 di Paragon Mall kemarin. (JOHN WAHID/RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Pameran Bank Jateng Syariah Amphuri Islamic Travel Expo (AITE) 2018 di Paragon Mal Semarang mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Terbukti dari banyaknya warga yang ingin melihat secara langsung pameran tersebut.

“Memang dengan adanya pameran AITE ini tentunya memberikan nuansa tersendiri bagi masyarakat untuk memilih travel umrah,” kata Ketua Panitia Bank Jateng Syariah AITE 2018 Dwi Widayanto, Minggu (22/7).

Dwi menjelaskan, kegiatan bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwa biro perjalanan haji dan umrah peserta pameran tidak abal-abal dan telah terdaftar di Kementerian Agama. Para peserta telah masuk dalam Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) lewat seleksi yang ketat. “Untuk menjadi anggota Amphuri itu melalui seleksi, track record-nya sudah bagus dan semua anggota tahu apakah biro itu bagus apa tidak. Dan untuk masuk menjadi anggota ada persyaratan tertentu yang harus dilaluinya,” tambahnya.

Artis Atalarik Syah yang hadir dalam acara ini berharap pameran seperti ini sering diadakan sehingga masyarakat antusias kembali dalam menjalankan ibadah umrah. Lewat Amphuri, masyarakat bisa mengetahui travel umrah dan haji yang resmi dan aman. Apalagi Bank Jateng Syariah juga memberikan kemudahan-kemudahan lewat paket khusus pagi masyarakat yang ingin beribadah umrah melalui pameran ini.

“Kadang-kadang image masyarakat kalau umrah atau haji itu mahal sekali dan sulit digapai. Tetapi melalui program yang diadakan oleh Bank Jateng Syariah ini, tentu saja memudahkan masyarakat,” tambahnya.

Pemilik Travel Cahaya Haramain Muhammad Halim mengatakan, pameran ini mendapat sambutan dari masyarakat. Harapannya kegiatan ini bisa dilakukan setahun dua atau tiga kali.

“Pameran hanya khusus bagi pameran umrah, soalnya animo masyarakat banyak dan minat dengan program-program yang ditawarkan,” katanya. Ia telah mampu menjaring 8 orang yang akan berangkat umrah melalui perusahaannya.

Wakil Ketua DPRD kota Semarang Agung Budi Margono mengatakan, pameran ini merupakan sarana mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak khawatir dalam memilih biro umrah resmi dan berizin. (hid/ton)