Menjauh dari Zona Degradasi

PSIS Taklukkan Persebaya 1-0

519
SERU: Pemain PSIS Hari Nur Yulianto dihadang pemain Persebaya M Hidayat dalam laga yang digelar di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (22/7) sore, kemarin. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SERU: Pemain PSIS Hari Nur Yulianto dihadang pemain Persebaya M Hidayat dalam laga yang digelar di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (22/7) sore, kemarin. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – PSIS akhirnya sukses mengamankan tiga poin kandang pada matchday ke-17. Haudi Abdillah dkk berhasil menang tipis 1-0 atas Persebaya dalam laga yang digelar di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (22/7) sore. Gol semata wayang tim berjuluk Mahesa Jenar disumbangkan oleh winger mereka, Komarudin di menit ke-50. Gol tersebut sekaligus membawa PSIS untuk sementara menjauh dari zona degradasi, yaitu di peringkat ke-15 dengan raihan 19 poin.

Berlaga di bawah dukungan ribuan suporter setia, PSIS langsung mencoba menekan sejak awal laga. Head coach Vincenzo Alberto Annese juga menurunkan komposisi persis seperti laga sebelumnya, yakni minus Bruno Silva sebagai starter.

Trio Hari Nur, Komarudin dan Aldaier Makatindu mampu membuat repot barisan pertahanan Persebaya. Namun di menit ke-39, coach Vinzenco akhirnya nenurunkan Bruno Silva di menit ke-39 menggantikan Aldaier dengan harapan mampu menambah daya gedor.

Benar saja, masuknya pemain berpaspor Brasil membuat fokus barisan pertahanan Persebaya terbagi. Mahesa Jenar mendapatkan keuntungan setelah kapten Persebaya, Oktafianus Fernando, diganjar kartu kuning kedua alias kartu merah di menit ke-40. Namun keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimanfaatkan oleh tim tuan rumah, sehingga kedudukan 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua dominasi belum berubah. Mahesa Jenar yang unggul jumlah pemain terus menggempur dari semua sisi permainan. Hasilnya, di menit ke-50, Komarudin membawa tuan rumah unggul setelah barisan pertahanan Persebaya gagal menerapkan jebakan offside.

Ketinggalan satu gol Persebaya ingin menambah tekanan. Bomber David da Silva dan winger Rendi Irwan diturunkan untuk menambah daya gedor. Benar saja, kecepatan sayap yang dimiliki Rendy Irwan, Irfan Jaya maupun Dabid da Silva membuat pertahanan PSIS kalang kabut.

PSIS praktis hanya mengandalkan serangan balik sepanjang akhir babak kedua. Beberapa kali Bruno Silva dan Hari Nur mendapat peluang emas meski gagal mengkonversikan menjadi gol, sehingga keunggulan PSIS 1-0 bertahan hingga laga usai.

Pertandingan berjalan cukup fight. Bahkan wasit Fariq Hitaba asal Jogjakarta harus mengeluarkan sembilan kartu kuning yang terdiri atas tiga kartu kuning untuk pemain PSIS, dan 6 untuk Persebaya.

“Beberapa pemain kami, seperti Komarudin, Hari Nur dan Bayu Nugroho menjadi kunci permainan. Mereka bermain bagus. Tapi tetap kemenangan itu karena kerja keras tim,” beber Vincenzo usai laga.

Laga versus Persebaya sekaligus menjadi laga pamungkas putaran pertama Liga 1. Setelah ini, Mahesa Jenar akan menjamu PSM Makassar di Magelang, Senin (31/7) mendatang.

Di kubu Persebaya, rotasi sejumlah pemain yang dilakukan head coach Alfredo Vera membuat keropos beberapa lini permainan mereka. Termasuk menurunkan winger Oktafianus Fernando sebagai full back.

Coach Alfredo Vera membantah rotasi tersebut dilakukan untuk menyimpan tenaga, karena Green Force harus kembali melakoni laga versus Persib Kamis (26/7) mendatang.”Rotasi kami lakukan memang karena sejumlah pemain dalam kondisi kurang bagus,” katanya. (bas/aro)