SOSIALISASI EDUKASI – Beberapa koordinator paguyuban pekerja informal bersama Kepala Bidang Pemasaran Peserta Bukan Penerima Upah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda, Noviana Kartika Setyaningtyas (tengah berjilbab) dalam kegiatan Kumpul Sedulur. (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI EDUKASI – Beberapa koordinator paguyuban pekerja informal bersama Kepala Bidang Pemasaran Peserta Bukan Penerima Upah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda, Noviana Kartika Setyaningtyas (tengah berjilbab) dalam kegiatan Kumpul Sedulur. (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda mencatat pekerja bukan penerima upah (BPU) yang tedaftar hingga semester I tahun ini mencapai 46 ribu. Jumlah tersebut meningkat tiga kali lipat dari periode sama di tahun sebelumnya yang sejumlah 15 ribu.

“Ini pencapaian yang cukup baik, bahkan untuk semester satu telah melampaui target,” ujar Asisten Deputi Direktur Wilayah Bidang Pemasaran Kanwil Jateng –DIY selaku PPS Kepala Kantor Cabang Semarang Pemuda, Sudiono dalam acara Kumpul Sedulur yang digelar di Hotel Chanti, Minggu (22/7).

Ia mengungkapkan, pekerja bukan penerima upah (BPU) adalah pekerja yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri untuk memperoleh penghasilan dari kegiatan atau usahanya tersebut. Berbeda dengan para pekerja formal yang kepesertaan dan iuran dikelola oleh perusahaan tempat mereka bekerja, pekerja BPU dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan mendaftar sendiri langsung ke kantor cabang BPJS atau melalui paguyuban yang menaungi mereka.

“Hal ini juga yang kadang membuat jumlah kepesertaan aktif fluktuatif. Sudah daftar, bulan ini masukkan iuran, bulan depannya lupa. Seringnya kami juga mengingatkan melalui SMS,” ujarnya.

Selain itu, program-program sosialisasi dan edukasi juga terus digencarkan sebagai salah satu bentuk upaya jemput bola. Termasuk kegiatan Kumpul Sedulur yang mengumpulkan para koordinator paguyuban.

“Paguyuban yang tercatat di kami lebih dari 100, namun sebagian sudah non aktif. Hari ini hadir perwakilan dari 97 paguyuban. Diantaranya paguyuban yang menaungi supir truk, tenaga lepas harian bongkar muat pupuk, dan lain-lain,” imbuh Kepala Bidang Pemasaran Peserta Bukan Penerima Upah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda, Noviana Kartika Setyaningtyas. (dna/ton)