Kebanjiran Endorse

340
Tabita Nugrahani Putri (DOKUMEN PRIBADI)
Tabita Nugrahani Putri (DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.COM – MESKI masih berstatus mahasiswi, Tabita Nugrahani Putri sudah pandai mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Gadis kelahiran 2 April 1997 ini  meraup rupiah dengan menjadi model pemotretan berbagai produk.

Gadis yang akrab disapa Tabita ini mengaku menjadi model pemotretan sejak masih duduk di bangku SMA Negeri 14 Semarang. “Dulunya sering foto-foto, terus aku unggah ke Instagram. Ternyata dari saudaraku ada yang lihat IG-ku, kemudian aku ditawarin mempromosikan produk,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (22/7).

Dari sini, nama Tabita langsung dikenal banyak orang sebagai selebgram. Ia pun kebanjiran tawaran menjadi endorse produk. “Seminggu bisa 3 sampai 4 kali dapat job pemotretan dari endorse-endorse,” kata mahasiswi semester VII Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini.

Tabita mengaku, awalnya tidak mematok tarif setiap memperagakan produk yang diunggah di Instagram. Bahkan, ia rela tidak mendapat bayaran, dan hanya menerima barter produk dari endorse. Namun, hal itu tak membuatnya kecewa, dan selalu ditekuni.

“Awalnya tidak dikasih uang, tapi dikasih produknya. Bagi saya, itu malah menjadi suatu kebanggaan karena bisa membantu,” ujarnya.

Dari hobinya tersebut, Tabita selalu mendapat dukungan dari orangtuanya. Ia merasa bangga karena bisa mengumpulkan pundi-pundi rupiah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ya hasilnya, aku tabung. Bisa untuk modal nanti setelah lulus kuliah. Sekarang ini aku fokus nyelesaikan kuliah dulu.  Jadi ambil job pas longgar supaya tidak mengganggu kuliah,” kata gadis yang tinggal di Puspowarno, Semarang Barat ini. (mha/aro)