33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Bentengi Masjid dan Kampus dari Radikalisme

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Gerakan terorisme dan radikalisme masih mengancam bangsa Indonesia.  Untuk itu, gerakan radikalis yang anti-Pancasila dan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  harus dilawan.

“Kita harus mewaspadai pengaruh masuknya paham-paham radikal. Kita harus lebih hati-hati jangan mudah menerima informasi yang ujungnya menjauhkan Pancasila dan NKRI,” ucap anggota DPR/MPR RI Fraksi Nasdem KH. Choirul Muna saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada tokoh masyarakat, pelajar dan santri di aula Pondok Pesantren Nurul Ali Sempu Ngadirojo Secang Magelang, Sabtu (21/7).

Gus Muna, sapaaan akrabnya, mengaku tak lelah untuk mendengungkan materi empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD RI 1945, NKRI dan bhinneka tunggal ika kepada semua lapisan masyarakat.

Ia menuturkan, berdasarkan hasil polling yang dilakukan oleh Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT) bahwa 11 juta warga Indonesia respons radikalis dan 60 mahasiswa respon radikalis.

“Selain ancaman di kampus, ancaman radikalis juga masuk ke masjid-masjid. Banyak masjid yang diurus oleh orang yang berpotensi berperilaku radikal. Oleh karena itu, kita harus bentengi diri, keluarga dan lingkungan jangan sampai disusupi paham radikal.  Masjid dan kampus harus terbebas dari paham radikal,” tukasnya. (san/lis)

Berita sebelumyaToif- Milenia Duwis Wonosobo
Berita berikutnyaBonus untuk Atlet TNI

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tol Lancar, Kota Padat Merayap

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Memasuki H-4 Lebaran, Tol Solo-Ngawi terpantau lancar meski peningkatan kendaraan naik pesat. Hal ini berbanding terbalik dengan kepadatan dalam kota yang...

Inovasi Daerah Dinilai Tim IGA 2017

MAGELANG – Masuknya Kota Magelang sebagai salah satu dari sepuluh nominator penerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2017, tim penilai IGA pun turun untuk...

Tolak Uang, Minta Bendungan

KAJEN – Warga Desa Jeruksari, Mulyorejo dan Tegaldowo, Kecamatan Tirto, yang menjadi korban banjir dan rob, menolak bantuan uang dari donatur, termasuk Bupati Pekalongan...

Ngaku Bisa Datangkan Uang, Dukun Masuk Bui

BATANG-Satu lagi, kasus dukun palsu ternyata ada di Batang. Adalah Mbah Surip, 55, warga Dukuh Krajan, Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, yang kini...

Telkomsel Siagakan 22 BTS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Telkomsel telah mengantisipasi lonjakan trafik layanan yang biasa terjadi pada periode Natal hingga Tahun Baru. Di wilayah Jawa Tengah-DIJ memperkuat elemen...

Najiskah Minyak Makan Terkena Kotoran Cicak

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Bapak DR. KH. Ahmad Izzuddin, M. Ag di Radar Semarang yang saya hormati dan dimuliakan oleh  Allah SWT. Saya mau bertanya, bagaimana...