Terpikat Pesona Mobil Replika

2639
KLASIK: Mobil replika Jaguar SS100 tahun 1937 milik Achmad Zaenuddin memiliki nilai histotir tersendiri. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KLASIK: Mobil replika Jaguar SS100 tahun 1937 milik Achmad Zaenuddin memiliki nilai histotir tersendiri. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
UNIK: Dashboard kayu jati membuat mobil ini semakin eksotis.
UNIK: Dashboard kayu jati membuat mobil ini semakin eksotis.

RADARSEMARANG.COM – KIT Car atau mobil dengan basic kuno yang dikawinkan dengan teknologi modern,  banyak diproduksi di Amerika. Di Indonesia, kit car atau mobil replika sempat diproduksi Indomobil bekerjasama dengan PT Marvia Graha Motor. Dari sejumlah model klasik era 30-an yang dilahirkan, salah satunya Marvia dengan platform Jaguar SS100 tahun 1937.

Berdimensi panjang sekitar 3,25 meter dan lebar 1,5 meter, mobil ini tampak lebih panjang karena kap mesin yang cukup panjang. Bentuk klasik Marvia ini nampaknya mampu membuat Achmad Zaenuddin rela menunggu dalam waktu yang cukup lama untuk menjadi tuan mobil tahun 80-an ini.

”Saya tertarik karena ini sempat booming juga, tapi banyaknya ekspor pasaran luar,” ujar tuan ketiga dari mobil ini.

Ia mengaku sudah mengincar mobil ini sejak dua tahun lalu, sejak pertama kali mendapat info keberadaan mobil ini di Semarang. Oleh pemilik sebelumnya, mobil ini tidak akan dipindahtangankan. Tapi, kesabarannya merayu pemilik berbuah manis, mobil dengan bodi fiberglass ini akhirnya bisa berada di tangannya.

Mendapatkan mobil di tangan, Zaenuddin tidak melakukan banyak perubahan. Ia hanya menyesuaikan spakbor depan dan mengembalikan lampu-lampu sesuai dengan model aslinya. Menyusul lampu sein dan lampu rem belakang yang semula menggunakan VW, juga ia sesuaikan ke bentuk aslinya.

Tidak berhenti di situ, ia mengubah dashboard dengan kayu jati asli sehingga membawa mobil ini nampak seperti pada jamannya. ”Aksesoris disesuaikan. Setirnya saya juga cari setir mobil Inggris, speedometer juga disesuaikan dengan yang asli,” bebernya.

Sedikit perubahan ia lakukan pada kaki-kaki. Velg mobil bermesin 1000 CC dengan 4 silinder ini dia rubah dengan wire wheels. Hasilnya pun tak mengecewakan, tampilan asli mobil menjadi lebih ciamik dengan velg yang ia custom sendiri. Termasuk pada dua ban cadangan yang terpasang di kanan kiri mobil. ”Aslinya velg kaleng biasa. Ini saya custom karena mau mendatangkan dari luar juga susah,” ujar pengajar di salah satu perguruan tinggi ini.

Mempercantik tampilan mobilnya, ia memberikan sentuhan chrome pada beberapa bagian, seperti pada stang wipper. Ke depan, ia masih memilii PR untuk mengembalikan jok ke bentuk aslinya. Soal perawatan mesin, dibilangnya tidak terlalu susah. Sebab, mobil ini menggunakan part Suzuki yang masih banyak ditemui di pasaran.

Duduk berkendara di mobil ini, Zaenuddin pernah dikejar orang hingga halaman rumahnya. ”Dia nembung nyewa untuk dipakai di pernikahan,” ujarnya dengan tawa. (sga/bas)