Ekspresikan Diri Lewat Topi

1534
SIAP JUAL : Sejumlah Topi Custom yang sudah dikerjakan siap untuk dikemas dan diberikan ke customer. (TRIAWANDA TIRTA ADITYA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP JUAL : Sejumlah Topi Custom yang sudah dikerjakan siap untuk dikemas dan diberikan ke customer. (TRIAWANDA TIRTA ADITYA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – SEJAK Berkembangnya tren topi custom di Indonesia beberapa tahun silam membuat kalangan anak muda menjadi gemar memakai topi sesuai keinginan sendiri yang dianggap mampu untuk menggambarkan dan mengekspresikan diri melalui topi yang mereka pakai.

Hal itulah yang mendasari Dedy Adiyan dan Fajar Anggoro untuk mengembangkan tren topi custom. Tren tersebut sekaligus menjadi peluang bisnis yang cukup menjajikan, keduanya sepakat untuk bekerjasama membuat jasa pembuatan topi custom dengan nama brand Ungaran Custom sejak tahun 2015 silam.

“Ada tiga jenis topi yang paling diminati anak muda, yaitu trucker, snapback, dan baseballcap. Memakai topi custom itu diyakini oleh banyak orang mampu menambah kepercayaan diri, sekaligus bisa mengekspresikan isi hati dan hal lain yang ingin mereka sampaikan,” kata pemilik Dedy Adiyan kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dedy menambahkan, untuk setiap jenis topi memiliki harga yang masing-masing berbeda, jenis trucker berharga Rp 40.000, baseballcap berharga Rp 45.000, dan snapback berharga Rp 50.000. “Namun jenis topi yang paling favorit dikalangan anak muda saat ini adalah topi yang berjenis trucker. Tren topi custom itu sudah ada sejak 2015, mungkin saat itu banyak yang bosan dengan kaos custom jadi pada beralih ke topi custom, karena topi juga punya kegunaan lain seperti menutupi rambut dan melindungi dari sinar matahari,” kata Dedy.

Tidak hanya kalangan anak muda saja yang menyukai topi custom ini, bahkan pejabat pemerintahan, pegawai swasta, penggemar sepak bola pernah memesan topi custom di Ungaran Custom.

Fajar Anggoro menambahkan, Ungaran Custom dulunya hanya menerima pesanan kaos saja. “Tapi lama-lama kok yang mesan topi juga ada dan semakin banyak, dari situ saya dan Dedy mulai membuat jasa pembuatan topi custom,” katanya.

Ia juga menambahkan, customer Ungaran Custom berasal dari berbagai daerah Kendal, Jakarta, Solo, bahkan Papua. Untuk membuat 1 buah Topi Custom membutuhkan sekitar 1 jam proses pengerjaan”Tergantung dari seberapa sulit desain yang diminta oleh si pemesan, jika desainya cukup sulit maka butuh waktu sekitar 2 jam untuk membuatnya,” ucap Fajar.

Salah seorang pembeli topi custom, Ahmad Farian Listianto, menyampaikan topi custom bisa mewakili ekspresi diri sendiri. Ia yang juga seorang pendukung PSIS Semarang, mengakui memilik 4 buah topi custom dan semua memiliki warna biru.

“Awalnya saya hanya sering pesan kaos, tapi sekarang saya lihat tren topi custom lagi bagus, jadi saya manfaatkan itu untuk dijadikan peluang bisnis dengan cara berjualan topi di berbagai destinasi wisata,” imbuh salah seorang pelanggan Ungaran Custom, Sri Agustin. (cr2/bas)