Tanam 48 Ribu Pohon

263
PENGHIJAUAN : PJ Sekda Kabupaten Wonosobo M Zuhri menanam pohon sebagai simbol dimulainya gerakan menanam dalam rangka Hari Jadi ke-193 Wonosobo, kemarin. (SUMALI/RADAR KEDU)
PENGHIJAUAN : PJ Sekda Kabupaten Wonosobo M Zuhri menanam pohon sebagai simbol dimulainya gerakan menanam dalam rangka Hari Jadi ke-193 Wonosobo, kemarin. (SUMALI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO. – Pemerintah Kabupaten Wonosobo mencanangkan Gerakan Bersih Desa dan Penanaman Pohon se-Kabupaten Wonosobo sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-193 Kabupaten Wonosobo. Kegiatan dimulai Jumat (20/7) dengan dipusatkan di sekitar masjid Jami Kelurahan Wonosobo Barat. Kegiatan ini, selanjutnya akan dilaksanakan secara serentak di 236 desa dan 29 kelurahan se-Wonosobo.

PJ Sekda Kabupaten Wonosobo M Zuhri mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah, untuk melestarikan budaya gotong royong, menghidupkan keluarga yang berwawasan lingkungan, serta menggalang masyarakat agar peduli terhadap kebersihan lingkungan. Harapannya, kondisi lingkungan akan menjadi lebih bersih dan masyarakat menjadi lebih sehat.

Setiap desa diminta melakukan kegiatan bersih-bersih dan menanam pohon, baik di lingkungan pemerintahan desa, RW maupun RT. “Kegiatan penanaman pohon serentak di Kabupaten Wonosobo ini dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan yang asri dan untuk penghijauan,” katanya.

Total ada sekitar 48 ribu bibit pohon yang akan ditanam. Bibit pohon berupa mahoni, pete, albasia atau sengon, akasia dan trembesi merupakan bantuan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Serayu Opak Progo. Setiap kecamatan akan mendapatkan jatah 2 ribu pohon untuk disebar ke masyarakat. Selain itu, bibit pohon juga didistribusikan ke sekolah Adiwiyata. “Saya mengajak semua pihak bersama-sama melakukan kerja bakti secara permanen sehingga kegiatan Bersih Desa di tiap-tiap desa dan kelurahan se-Kabupaten Wonosobo akan terus membudaya untuk Wonosobo yang ASRI,” jelasnya. (ali/ton)