MOTIVASI : Seorang siswa SMPN 2 saat berdialog dengan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto yang merupakan Ketua Umum Alumni Espero. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
MOTIVASI : Seorang siswa SMPN 2 saat berdialog dengan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto yang merupakan Ketua Umum Alumni Espero. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG— Banyak cara kreatif untuk mengisi program pengenalan lingkungan sekolah (PLS). Seperti yang dilakukan SMPN 2 Semarang, yang mendatangkan alumni sukses untuk memberi motivasi 228 siswa baru.

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut mendapatkan respon positif. Sebelumnya alumni berkeliling sekolah untuk melihat siswa dan siswi sekaligus memperkenalkan diri.

Ketua Umum Alumni Espero yang juga menjabat sebagai Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan bahwa kabar bohong atau hoax masih tetap merajalela dan sulit untuk dihentikan. Sehingga kondisi ini menuntut kesadaran bersama untuk memerangi hoax.

“Bahkan kami pernah menerima informasi tentang tanah longsor kemudian disusul kabar peristiwa kecelakaan yang dikabarkan menelan banyak korban jiwa. Tetapi setelah dicek kebenarannya ternyata semua bohong yang tujuannya memang ingin meresahkan masyarakat,” kata Irjen Pol Setyo Wasisto, Jumat (20/7).

Setyo sengaja memasukkan materi memerangi berita palsu ini dalam forum kelas inspiratif alumni mengajar 2018, untuk menggugah kesadaran generasi muda supaya tidak mudah terjebak berita yang menyesatkan, apalagi menjadi sumber pembuat berita bohong.

“Sekarang zaman teknologi, sudah tidak heran generasi muda memegang smartphone. Tapi kami berharap bisa menggunakan perangkat tersebut dengan bijak, jangan sampai justru merugikan banyak pihak,” tambahnya.

Sekratris Umum Alspero, Ari Wibowo, didampingi Pengurus Harian Fajar SGD menambahkan keberhasilan anak didik ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Diantaranya motivasi dari luar salah satunya oleh alumni ini. “Salah satu pendorong bagi siswa adalah karena alumni yang turut dalam membantu siswa untuk menentukan masa depannya,” katanya. (hid/zal)