Tak Ada Tempat Untuk Bonek

513
BIG MATCH : Pemain PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya saat berjibaku dalam pertandingan 8 besar Liga 2 musim lalu. (Dok Jawa Pos Radar Semarang)
BIG MATCH : Pemain PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya saat berjibaku dalam pertandingan 8 besar Liga 2 musim lalu. (Dok Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Panitia Pelaksana (Panpel) PSIS Semarang dipastikan tidak akan memberikan kuota tiket untuk pendukung Persebaya Surabaya dalam Liga 1 Indonesia Matchday ke-17 yang akan digelar di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Minggu (22/7).

“Keputusan ini adalah rekomendasi dari Polda Jateng yang disampaikan langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono. Beliau tidak membolehkan pendukung Persebaya datang ke stadion dengan alasan keamanan,” kata Wakil Panpel PSIS Semarang, Pujiyanto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (19/7).

Pujiyanto juga mengatakan, kerusuhan yang terjadi di Bantul dan Solo akibat ulah oknum pendukung Persebaya mengakibatkan adanya penolakan dari warga Magelang dan sekitarnya. “Dikhawatirkan apabila oknum pendukung Persebaya hadir akan terjadi kerusuhan yang serupa,” ujarnya.

Polda Jateng sudah berkoordinasi dengan Polda Jatim dan Polda DIY terkait hal ini, aparat keamanan nantinya akan berjaga-jaga di daerah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk mengantisipasi kedatangan suporter Persebaya.

Pujiyanto juga memastikan akan mencetak 10.000 tiket untuk pendukung PSIS. Kuota tiket ini lebih banyak daripada laga sebelumnya saat PSIS menjamu Madura United, mengingat laga digelar hari Minggu. Sehingga kemungkinan membludaknya penonton semakin tinggi, Panpel juga mengantisipasi hal tersebut dengan menyediakan layar lebar di luar stadion bagi pendukung PSIS yang kehabisan tiket pertandingan.

Sementara itu, skuad PSIS yang tidak diikutkan dalam pertandingan melawan Persipura pada hari Rabu lalu, dijadwalkan akan melakoni laga ujicoba dengan melawan salah satu klub lokal yang ada di Kota Magelang, ujicoba tersebut digelar hari ini. Dalam ujicoba tersebut manajemen PSIS ingin mencoba 2 pemain baru, yaitu pemain asal Korea Selatan, Bang Seung-Hwan dan pemain Timnas Lebanon, Abou Bakr Al-Mei.

“Satu poin yang kami dapatkan dari Persipura sangatlah berharga, itu sangat menambah motivasi para pemain untuk laga selanjutnya saat melawan Persebaya,” kata General Manager PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto. (cr2/zal)