33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Sempat Minder

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

RADARSEMARANG.COM – MEMILIKI paras cantik dan kulit kuning langsat, ternyata sempat membuat Fitria Cahya Ningtias minder mengikuti ajang pemilihan Denok-Kenang tahun lalu. Fitria –nama sapaannya– awalnya minder karena peserta lain dalam ajang tersebut mayoritas berasal dari kalangan kampus. Sedangkan dirinya masih duduk di bangku SMA.

“Tahun 2017 saya sempat mau ngumpulin berkas, namun minder karena saingannya banyak yang mahasiswa, akhirnya saya urung mendaftar saat itu,” ujar dara kelahiran Semarang, 1 Februari 1999 ini.

Karena masih penasaran dan merupakan ambisinya untuk mencoba peruntungan, akhirnya pada 2018, Fitria memberanikan diri untuk kembali mendaftar. Hasilnya, mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) ini belum lama ini berhasil meraih predikat sebagai Denok Kenang Kota Semarang 2018.

“Kebetulan saya masuk grand final, namun saat itu sempat pesimis karena teman-teman yang lain sepertinya lebih well-prepared daripada saya. Bahkan ketika saya terpilih menjadi Juara I Denok Kota Semarang 2018, saya sangat kaget dan tidak menyangka,” katanya.

Dara bertinggi badan 178 sentimeter ini mengaku berterimakasih kepada orangtua, orang terdekat dan almamaternya yang selalu memberikan dukungan dan motivasi. Baginya, menjadi Denok Kota Semarang adalah sebuah kebanggaan karena merupakan cita-citanya sejak dua tahun lalu. Capaian ini seperti melengkapi prestasi Fitria selama ini. Dia sudah berulang kali memenangkan lomba di bidang modeling.

Basic-nya dari modeling, saat SMA pernah juara umum berbagai lomba. Sedangkan setelah masuk kuliah di Universitas PGRI Semarang, saya berhasil meraih Juara 1 Princess PBI 2018 dan Denok Kota Semarang 2018,” ucapnya bangga.

Selain kuliah, kegiatan putri pasangan almarhum Agung Budianto  dan Yusti Rahmasari ini juga melakukan kegiatan lain di luar kampus, di antaranya bekerja paruh waktu sebagai guru privat dan terus menggeluti dunia modeling yang membesarkannya.

“Saya juga masih aktif di English Department Students Association (EDSA) UPGRIS, selain itu juga melakukan kegiatan sosial,” tutup dara cantik yang hobi mendengarkan musik dan plesiran ini. (den/aro)

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Bazar Murah Ringankan Beban Warga

RADARSEMARANG.COM - JAMAAH Masjid Al Ikhlas di Jalan Plamongan Elok, Pedurungan Kidul, belum lama ini, menggelar festival anak saleh dan bazar murah. Berbagai stan...

Tekuni Bisnis Berawal dari Iseng

RADARSEMARANG.COM - INDAH Asana terlahir dari keluarga pengusaha konveksi. Namun gadis kelahiran Salatiga, 1 September 1993 ini tidak menjadi sosok yang manja dan bergantung...

Makan Nasi Hanya Sekali, Hubungi Keluarga Sembunyi-sembunyi

DEMAK- Nasib warga Demak yang disandera kawanan organisasi kelompok kriminal (OKK) bersenjata di Desa Kimbely dan Bati, Tembagapura, Mimika, Papua, hingga kini belum jelas....

Pernah Ditangkap Polisi saat Menggambar Art Street

Bripda Dhinar Saputra memiliki jiwa seni tinggi. Anggota Polda Jateng  yang bertugas di bagian Hubungan Masyarakat ini mahir menggambar mural  atau street art. Seperti...

Jalan Berlubang Bahayakan Pengendara

RADARSEMARANG.COM - Pengendara sepeda motor melintas di jalan raya Manyaran-Gunungpati yang bergelombang dan berlubang di beberapa titik. Tanah yang labil dan hujan deras yang...

Masih Ada Tradisi Nyadran dan Nguras Sendang

RADARSEMARANG.COM - SENDANG Gede yang terletak di wilayah RW VIII, Desa Pucung, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik memiliki tradisi unik yang terpelihara hingga sekarang. Warga...