33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Pembangunan Terminal Terboyo Tunggu Lelang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pembangunan Terminal Terboyo menjadi terminal barang hingga saat ini masih menunggu proses lelang yang ditangani Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Kota Semarang. Nantinya, pembangunan akan dilaksanakan oleh Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang.

“Masih dalam proses lelang di ULP. Pembangunannya nanti oleh Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang. Kami nanti pengelolaannya kalau sudah jadi,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang M Khadik, Kamis (19/7).

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, kondisi selasar Terminal Terboyo tampak belum banyak perbedaan dari pembongkaran sebelumnya. Beberapa kerangka bangunan terlihat menonjol dan sisa puing pembongkaran masih berserakan di sekitar bekas bangunan.

Selasar Terminal Terboyo yang telah dibongkar di antaranya sisi utara maupun selatan seiring dengan pembangunan terminal penumpang tersebut menjadi terminal barang. Sejumlah bus masih keluar masuk terminal meski kondisi penumpang ketika itu tidak terlalu ramai, termasuk sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang masih terlihat di kawasan Terminal Terboyo.

Khadik mengatakan, pembongkaran selasar bangunan sudah dilakukan setelah ada pemenang lelang untuk pembongkaran aset. Namun, pembangunan terminal barang masih menunggu pemenang lelang proyek, sehingga belum bisa dilakukan.

“Jadi, ada dua kegiatan. Pertama, pembongkaran aset, sudah ada pemenang lelang dan sudah jalan. Ini ditangani Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Kedua, pembangunan terminal barang yang dilakukan Distaru,” jelasnya.

Sekarang ini, ujarnya, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Kota Semarang terkait pemindahan PKL Terminal Terboyo ke Pasar Banjardowo, selain ke Terminal Mangkang sebagaimana direncanakan sebelumnya.

Khadik mengklaim, pihaknya telah melakukan pendekatan dengan para pedagang yang ada di Terminal Terboyo. Pendekatan tersebut antara lain dengan menawarkan relokasi di Pasar Banjardowo dan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan.

“Kami berikan tenggat waktu sampai Agustus 2018, sembari menunggu pemenang lelang pembangunan terminal. Tetapi kami terus melakukan pendekatan agar segera pindah,” ujarnya.

Sementara untuk pemindahan transit bus antar kota dalam provinsi (AKDP) ke Terminal Penggaron, telah dikomunikasikan dengan Dishub Provinsi. Sedangkan untuk bus antar kota antar provinsi (AKAP) ke Terminal Mangkang kepada Kementerian.

Khadik mengatakan, Terminal Mangkang Semarang yang sebelumnya dikelola oleh Pemkot Semarang, kata dia, saat ini sudah diserahkan pengelolaannya kepada pusat. Sementara Terminal Penggaron diserahkan pengelolaannya kepada Pemprov Jateng.

“Kami sudah kirim surat ke Dishub Provinsi dan Kemenhub untuk pemindahan bus AKDP ke Terminal Penggaron dan bus AKAP ke Terminal Mangkang. Kalau dari kami, ya berharap secepatnya dimulai pembangunan,” katanya. (tsa/aro)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dua Begal Motor Dibekuk 

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Tim Leopard Polres Pekalongan berhasil menangkap dua pelaku begal yang beraksi di jalan Sindoro tepatnya di belakang masjid Al-Mutharom Kabupaten Pekalongan....

Gotong Royong Bangun Musala

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Ratusan warga Perum Nusa Indah 2, Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam kompak melakukan gotong-royong bersama membangun Musala Al Muttaqin. Pembangunan dengan modal sosial...

Ratusan Penari Pentaskan Topeng Ireng

MAGELANG – Ratusan penari dadakan dari institusi pendidikan dan organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kota Magelang beradu luwes membawakan tari topeng ireng di Alun-alun Kota...

Polres Kendal Sita 573 Botol Miras

KENDAL—Jelang Ramadan, Polres Kendal mengintensifkan razia pekat (penyakit masyarakat), salah satunya peredaran minuman keras (miras) di tempat hiburan dan toko-toko kelontong. Dari hasil razia,...

Dengan Game, Belajar Matematika Jadi Menyenangkan

RADARSEMARANG.COM - Yedija Prima Putra, mahasiswa Program Studi (Prodi) Game Technology Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata membuat game yang dijalankan dengan sensor ultrasonik dan inframerah....

Pemkot Hibahkan 6 Bidang Tanah ke Polrestabes

SEMARANG - Polrestabes Semarang menerima hibah enam bidang tanah dari Pemeritah Kota Semarang. Tanah yang dihibahkan tersebut sebelumnya dipinjam untuk operasional enam Polsek jajaran...