33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Gunakan Limbah Temu Lawak yang Mudah Didapat dan Murah

Mahasiswa FPP Undip Temukan Bahan Penurun Kolesterol Telur Itik

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM – Telur itik merupakan salah satu produk ternak yang diminati masyarakat. Tapi, kandungan kolesterol yang cukup tinggi seringkali bikin konsumen khawatir. Tiga mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) menciptakan campuran pakan ternak yang bisa menurunkan kandungan kolesterol dalam telur. Seperti apa?

PRATONO

BANYAK produk makanan yang menggunakan telur itik atau bebek sebagai bahan utama ataupun tambahan. Seperti telur asin, martabak, kerak telur atau makanan lainnya. Ini menunjukkan bahwa telur itik merupakan salah satu produk ternak yang diminati masyarakat.

Namun di sisi lain, kandungan kolesterol dalam telur itik cukup tinggi. Berkisar antara 824,02 sampai 880,14 mg per 100 gram berat telur. Kondisi ini yang membuat 3 mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip, Achmad Iqbal Fauzi, Gemilang Bagus Pramana dan Muhammad Zainul Asror mencari cara untuk bisa menghasilkan telur itik rendah kolesterol.

Iqbal menjelaskan, beberapa upaya untuk penurunkan kadar kolesterol dalam telur sudah pernah dilakukan. Seperti dengan penambahan tepung bawang merah pada pakan itik, tepung kunyit pada pakan puyuh dan lainnya. “Namun upaya-upaya tersebut memerlukan biaya yang mahal dikarenakan mahalnya bahan baku sehingga dapat dipandang sebagai upaya yang kurang ekonomis,” jelas mahasiswa FPP angkatan 2014 ini.

Akhirnya, mereka sepakat untuk menggunakan limbah temu lawak sebagai bahan tambahan pakan pada itik. Pertimbangannya, limbah temu lawak mudah ditemukan pada pabrik jamu dan harganya murah.

Namun ramuan penurun kandungan kolesterol ini bukan berwujud limbah temu lawak yang dicampurkan langsung pada pakan. Tapi limbah temu lawak dikombinasikan dengan bakteri asam laktat (BAL) Lactobacillus plantarum yang bisa menurunkan kadar kolesterol telur lewat garam empedu yang dihasilkan.

“Solusi atas masalah tersebut adalah dengan pembuatan Sinterol (Sinbiotik untuk Telur Rendah Kolestrol), yaitu sinbiotik yang memanfaatkan bakteri asam laktat sebagai probiotik yang dikombinasikan dengan limbah jamu sebagai prebiotik,” tambah Bagus.

Di bawah bimbingan dosen Daud Samsudewa, ketiga mahasiswa ini mencoba mencari formula paling pas untuk menghasilkan Sinterol. Lewat serangkaian penelitian, didapatkan takaran yang paling efektif untuk menghasilkan telur rendah kolesterol adalah dengan mencampurkan 1 persen Sinterol pada pakan itik. Dengan takaran ini, kandungan kolesterol telur yang dihasilkan itik peliharaan bisa berkurang hingga sekitar 361 mg per 100 gram bobot telur dibandingkan telur normal.

“Sinbiotik kombinasi limbah jamu dengan bakteri asam laktat dapat direkomendasikan pada masyarakat khususnya petani itik di Indonesia karena memiliki beberapa kelebihan antara lain murah, ramah lingkungan dan dapat menurunkan kadar kolestrol telur itik,” jelas Iqbal.

Telur itik rendah kolestrol juga dapat direkomendasikan pada masyarakat. Mengonsumsi telur itik yang memiliki kolestrol lebih rendah dapat mencegah penyakit jantung koroner yang diakibatkan oleh penyumbatan kolestrol pada pembuluh darah.

“Pemberian sinterol dalam ransum itik memberikan dampak positif terhadap penurunan kadar kolestrol telur itik,” tambahnya.

Tak hanya menurunkan kadar kolesterol, itik yang mendapatkan pakan bercampur Sinterol juga menghasilkan telur dengan kesuburan dan daya tetas lebih tinggi dibandingkan telur itik biasa. Fertilitas telur biasa yang berkisar 91,67 persen bisa ditingkatkan menjadi sekitar 93,64 persen. Begitu pula dengan daya tetas yang normalnya sekitar 63, 64 persen bisa meningkat menjadi 66, 20 persen.

Tahap selanjutnya, mereka akan melakukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan Sinterol. Tak lupa mengajukan temuan ini untuk mendapatkan pengakuan hak karya intelektual (HaKI) mengenai formulasi bakteri asam laktat dan limbah jamu dalam sinbiotik terbaik yang dapat menurunkan kolesterol telur itik. (*/aro)

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Aneka Jaya Gelar Program Hadiah Mobil

SEMARANG - Persaingan pasar retail kini makin ketat dengan bermunculannya minimarket modern. Agar tidak kalah bersaing pasar retail terus berinovasi. Aneka Jaya salah satu toko...

Dipakai Ngantor Sampai Pacu Adrenalin

RADARSEMARANG.COM - Cruiserboard belakangan kembali populer, mulai dari kalangan remaja sampai pegawai kantoran. Fungsinya yang lebih fleksibel menjadi salah satu daya tarik. Ya, sesuai...

Usul Bela Negara Masuk Materi Kuliah

MAGELANG- Bela negara bukan militerisisasi, juga bukan hanya milik militer. Namun, bela negara merupakan kebutuhan semua warga bangsa. Bela negara sesungguhnya untuk menumbuhkan rasa...

Pesawat Tempur MIG 17 ‘Mendarat’ di Alun-Alun

RADARSEMARANG.COM, BANYUMAS - Pesawat tempur MIG 17 akhirnya ‘mendarat’ di Alun-alun Banyumas. Di ketinggian enam meter, pesawat buatan era Uni Soviet itu siap mempercantik...

Bupati Sampaikan Penjelasan 5 Rancangan Peraturan Daerah

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Bupati Wonosobo Eko Purnomo menyampaikan penjelasan 5 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pemerintah Kabupaten Wonosobo Rabu (7/3) kemarin. Raperda disampaikan dalam rapat paripurna...

Pelti Terus Kawal Atlet Potensial

SEMARANG - Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Jateng terus melakukan pemantauan atlet untuk persiapan PON Papua 2020 mendatang. Termasuk di ajang empat tahunan,...