Dosen UM Magelang Dirikan PAUD

274
BERNYANYI BERSAMA : Peresmian PAUD Tunas Bangsa di Desa Menayu Kecamatan Muntilan yang didirikan oleh dosen UM Magelang. (DOK HUMAS UM MAGELANG)
BERNYANYI BERSAMA : Peresmian PAUD Tunas Bangsa di Desa Menayu Kecamatan Muntilan yang didirikan oleh dosen UM Magelang. (DOK HUMAS UM MAGELANG)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG-Kecamatan Muntilan telah mencanangkan diri sebagai kecamatan layak anak. Untuk mendukung program tersebut, Desa Menayu sebagai salah satu desa di Kecamatan Muntilan akan dijadikan percontohan Desa Layak Anak. Hal tersebut mendorong empat dosen UM Magelang untuk melakukan kegiatan pengabdian yang tertuang dalam Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM).

Empat dosen UM Magelang tersebut adalah Dr Purwati M Si Kons, Prof Dr Muhammad Japar MSi Kons, Ns Rohmayanti MKep dan Ns Septi Wardani MKep. Mereka merumuskan proposal berjudul PPDM Desa Layak Anak untuk Optimalisasi Potensi Perkembangan Menuju Generasi Berkarakter di Desa Menayu, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

 “Tujuan pengabdian ini adalah untuk mewujudkan sebuah desa yang ramah, yang layak, serta mengerti dan mampu memahami kebutuhan tumbuh kembang anak,” ujar Ketua Tim, Purwati. Selain itu, juga perlu diwujudkan desa sebagai tempat bernaung yang aman dan nyaman bagi anak agar menjadi generasi berkarakter.

Tahap awal kegiatan adalah sosialisasi konsep desa layak anak ke perangkat desa, kader PKK, dan para remaja di Desa Menayu. Tahap berikutnya adalah tahap pelaksanaan, meliputi kegiatan penguatan kelembagaan, pelatihan dan pendampingan hak sipil dan kebebasan dengan membentuk forum anak, peningkatan indikator kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendampingan dalam peningkatan indikator lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, memfasilitasi peningkatan pendidikan dan pemanfaatan waktu luang.

Untuk mewujudkan kegiatan tersebut, tim mendirikan Kelompok Bermain/PAUD “Tunas Bangsa” yang peresmiannya dihadiri oleh pihak kecamatan, perangkat desa, serta warga masyarakat di Desa Menayu. PAUD Tunas Bangsa merupakan satu-satunya PAUD yang ada di Desa Menayu.

Kepala Desa Menayu Sugiharto menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim dari UM Magelang yang melakukan kegiatan pengabdian di Desa Menayu dan hasilnya dapat langsung dirasakan oleh warga sekitar khususnya berkenaan dengan pendidikan untuk anak usia dini. “Semoga dengan adanya PAUD ini perkembangan anak-anak di Desa Menayu dapat lebih baik serta dapat mendukung program kecamatan layak anak di Kabupaten Magelang,” ujar Sugiharto. (vie/sct/ton)