33 C
Semarang
Kamis, 4 Juni 2020

Caleg Pindah Partai Harus Mundur

Dari Anggota DPRD

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Anggota DPRD Demak yang kembali mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif (pileg) 2019 mendatang serta pindah dari partai sebelumnya harus mengundurkan diri dari dewan.

Ini sesuai dengan keputusan KPU Nomor 876/PL.01.4.Kpt/06/KPU/VII/2018 tentang pedoman teknis pengajuan dan verifikasi anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kota/Kabupaten. Anggota Komisioner KPUD Demak, Asroni mengatakan, dalam keputusan KPU itu, secara gamblang diterangkan, bahwa anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kota/Kabupaten yang dicalonkan partai politik (parpol) yang berbeda dengan parpol yang diwakili pada pemilu sebelumnya dengan syarat mengundurkan diri dan tidak dapat ditarik kembali.

Karena itu, calon yang bersangkutan saat mendaftar harus melampirkan dokumen pengajuan pengunduran diri sebagai anggota DPR/DPRD. Selain itu menyerahkan tanda terima dari pejabat berwenang atas penyerahan pengunduran diri tersebut  dengan ditandatangani pimpinan dewan.

Kemudian, melengkapi dengan surat keterangan pengajuan pengunduran diri sedang dalam proses. Sedangkan, surat asli pengunduran diri diberikan satu hari menjelang penetapan DCT (daftar calon tetap). “Kalau tidak ada surat keterangan dari partai sebelumnya tidak masalah,” katanya.

Di Demak sendiri, anggota DPRD Demak aktif yang mencalonkan diri lagi dalam pileg dan berpindah partai tercatat ada satu orang. Yakni, H Budi Ahmadi. Sebelumnya, ia menjabat anggota dewan dari Partai Golkar dan kini ikut nyaleg lagi melalui gerbong Partai Nasdem. Ia juga disebut sebut menjabat sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Demak.

Ketua KPUD Demak, Mahmudi menyampaikan, bagi anggota dewan yang nyaleg lewat partai lain setidaknya ada waktu dua bulan untuk mengurusi pemberhentian dari anggota dewan tersebut. Surat keputusan (SK) pemberhentian ditandatangani oleh gubernur.

KPUD sendiri telah menerima pemberitahuan dari Partai Golkar bahwa Budi Ahmadi telah diberhentikan dari keanggotaan Partai Golkar. Dengan demikian, hal itu juga berpengaruh terhadap keanggotaannya di DPRD Demak. “Informasinya Golkar sudah mengajukan pergantian antar waktu (PAW),” katanya.

Menurutnya, KPUD hanya melakukan verifikasi anggota dewan yang akan mencalonkan diri lagi. Ketua DPD Golkar Demak, Nur Wahid mengatakan, pihaknya telah menerima surat pengunduran diri Budi Ahmadi selaku anggota DPRD Demak.

“Ya. Kita menindaklanjuti surat pengunduran diri Pak Budi dari anggota DPRD. Sebab, beliau kan sebelumnya masuk Fraksi Golkar. Tapi, kita belum menerima surat pengunduran dirinya dari anggota Golkar,” katanya.

Nur Wahid menambahkan, masalah pemberhentian dari anggota partai, pihaknya masih menunggu keputusan dari DPP Golkar. “Dari DPP belum keluar. Kita hanya mengajukan permohonan ke DPP saja,” katanya. (hib/bas)

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Lansia Harus Bergerak

MAGELANG - Ribuan lansia di Kota Magelang antusias mengikuti Festival Ramah Lansia dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-34 di Alun-alun Kota Magelang, Jumat...

Ngebut, Tabrak Pohon, Sedan Civic Terbalik

MUNGKID— Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Letnan Tukiyat, Dusun Nglerep, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Minggu (19/11) kemarin, pukul 12.00. Honda Civic nopol AA...

Razia, Amankan 2 Gelandangan

SALATIGA—Polres Salatiga dan jajaran di bawahnya menggelar operasi Cipta Kondisi jelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Selasa (12/12), Polsek Argomulyo menyisir Jalan...

Canon Gaet Traveler dan Vloger

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Tren kamera mirrorless kian berkembang. Segi kepraktisan dengan hasil yang tak kalah optimal menjadi daya tarik dari kamera jenis ini. Sehingga tak sedikit...

Dalam Kondisi Sakit pun Tetap Memikirkan Semarang

Saya ingin dengan metode yang saya miliki, masyarakat Semarang bisa membawa anak mereka meraih cita-citanya. Cintanya kepada Semarang tak terbatas. Perhatiannya begitu besar pada kota...

Pastikan Nelayan Tinggalkan Cantrang

SEMARANG – Gerakan Nelayan Tani Indonesia (Ganti) Jateng akan lebih intens mengawal nelayan selama enam bulan masa transisi penggantian alat tangkap cantrang. Terutama memastikan nelayan...