PSD Demak Kalah, PSS Sleman Lolos 64 Besar

Piala Indonesia

199
EKSEKUSI PENALTI : Pemain Gelandang PSS Sleman, Adi Nugroho mengeksekusi tendangan pinalti yang membuat timnya mengalahkan PSD Demak dengan skor akhir 0-1 di Stadion Citarum, Kota Semarang, Rabu (18/7). (TRIAWANDA TIRTA ADITYA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
EKSEKUSI PENALTI : Pemain Gelandang PSS Sleman, Adi Nugroho mengeksekusi tendangan pinalti yang membuat timnya mengalahkan PSD Demak dengan skor akhir 0-1 di Stadion Citarum, Kota Semarang, Rabu (18/7). (TRIAWANDA TIRTA ADITYA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-PSS Sleman dipastikan melaju ke babak 64 besar Piala Indonesia setelah mengalahkan PSD Demak dengan skor 0-1 di Stadion Citarum, Kota Semarang, Rabu (18/7) kemarin. Gol tunggal PSS Sleman tercipta melalui eksekusi penalti oleh Adi Nugroho pada menit ke-61.

Dikarenakan ketatnya perebutan capolistas di liga 2 Grup Timur, PSS Sleman terpaksa menurunkan pemain lapis kedua mereka dengan cara merotasi para pemainnya. Padatnya jadwal Liga 2 Grup Timur juga membuat pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, harus memikirkan cara agar timnya tetap dapat meraih kemenangan saat melawan PSD Demak.

Dalam pertandingan tersebut, PSD Demak menguasai jalannya pertandingan, namun PSS Sleman bermain lebih efektif dengan menciptakan berbagai peluang yang mengancam gawang PSD Demak.

Peluang pertama PSS Sleman muncul di menit ke-13 lewat kombinasi apik Adi Nugroho dan I Made Wirahadi. Namun peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol dikarenakan tendanganya masih melambung di atas mistar gawang yang dijaga oleh Kiper PSD Demak, Fajrul Fallah.

Walaupun materi pemain PSS Sleman lebih diunggulkan dalam pertandingan ini, bukan berarti gawang yang dijaga oleh Kiper PSS Sleman, Yoewanto Stya Beny tidak luput dari ancaman pemain depan PSD Demak. Beberapa kali kerjasama pemain depan PSD Demak, Rafi Maulana dan Imam Khabibi berusaha mengancam lini pertahanan PSS Demak. Namun rapatnya pertahanan tim berjulukan Super Elang Jawa tersebut, membuat PSD Demak kerepotan untuk mencetak gol.

Menjelang akhir babak pertama, PSS Sleman berkesempatan memecah kebuntuan melalui peluang emas yang didapat oleh sontekan Adi Nugroho. Walaupun bola masuk ke gawang PSD Demak, namun hakim garis menyatakan bahwa sang pemain sudah terjebak offside terlebih dahulu.

Faktor cuaca dan rendahnya kualitas lapangan membuat kedua tim kesusahan mengembangkan permainan. PSS Sleman yang tampil lebih menyerang pada babak kedua, akhirnya dapat memecah kebuntuan di menit ke-61.

Bermula dari pergerakan pemain sayap kanan PSS Sleman yang memberikan umpan mendatar ke kotak penalti, bola yang berhasil di-block oleh pemain bertahan PSD Demak tersebut, mengenai tangan. Hakim garis pun memutuskan memberi hadiah penalti pada PSS Sleman. Adi Nugroho yang akhirnya sukses menjebol gawang PSD Demak tersebut, mengubah skor menjadi 0-1 untuk PSS Sleman.

Di sisa waktu yang ada, pelatih PSD Demak berusaha meningkatkan daya gedor mereka dengan mengganti sejumlah pemain yang memiliki tipikal penyerang. Namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil hingga peluit berakhirnya pertandingan dibunyikan.

Dengan hasil tersebut, PSS Sleman dipastikan lolos ke babak 64 besar Piala Indonesia. Seusai laga, skuad Super Elang Jawa tersebut langsung bertolak menuju Sleman untuk mempersiapkan laga tandang lanjutan Liga 2 Indonesia Grup Timur, melawan Blitar United pada hari Sabtu 21 Juli 2018 mendatang. (cr1/ida)