RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menutup pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) untuk tingkat kabupaten/kota, Selasa (17/7) pukul 24.00 WIB. Ternyata, tidak semua partai mendaftarkan kadernya untuk bisa ikut serta dalam Pemilu Legislatif 2019 mendatang.

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tercatat paling banyak tidak mendaftarkan bacalegnya ke KPU. Partai yang dipimpin Ketua Umum Diaz Faisal Malik Hendropriyono ini tidak memasukkan daftar nama bacaleg ke KPU Kabupaten Wonosobo, Temanggung dan Kota Magelang.

Kepala Biro Humas dan Sosialisasi Pemilu KPU Wonosobo Nurul Mubin menjelaskan, hingga penutupan, total ada 510 bacaleg dari 15 parpol peserta pemilu. PKPI merupakan satu-satunya parpol yang tidak mendaftarkan bacaleg. KPU akan memeriksa berkas seluruh bacaleg dan bisa dilengkapi bila ditemukan masih ada kekurangan. “Masa perbaikan untuk berkas akan kami tunggu hingga 30 Juli besok. Perbaikan itu bukan berkas pencalonan, tapi berkas per caleg,” katanya.

Di KPU Temanggung, ada 2 partai yang tidak mendaftarkan bacaleg. Yakni PKPI dan Partai Garuda. Komisioner KPU Temanggung Yami Blumut menjelaskan, ia sudah mencoba berkomunikasi dengan pengurus PKPI dan Partai Garuda. Tapi sampai pendaftaran ditutup, pengurus kedua parpol tersebut tidak ada yang datang ke KPU. Alasan utama pengurus parpol tidak mendaftarkan bacaleg karena ada persoalan internal parpol.

Mendengar alasan tersebut, KPU tidak dapat mencampuri urusan mereka. “Biarlah permasalahan itu diselesaikan parpol yang bersangkutan. Karena tidak ada yang mendaftar maka mereka tidak ikut pemilu legislatif tingkat Kabupaten Temanggung,” katanya.

Ketua KPU Temanggung Sujatmiko menambahkan terdapat 14 parpol yang mendaftarkan bacaleg di KPU Temanggung. Total ada 424 orang bacaleg yang tersebar di 6 daerah pemilihan.

Di Kota Magelang, PKPI juga menjadi satu-satunya parpol yang tidak mendaftarkan bacaleg. “PKPI memang sejak awal tidak datang dan tidak ada yang mengurusi. Dan sepertinya hampir di semua daerah di Jawa Tengah seperti itu,” kata Komisioner KPU Kota Magelang, Singgih Hardjanto.

Sementara di KPU Kabupatem Magelang, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tidak mengirimkan bacaleg untuk mengikuti Pemilu Legislatif 2019. Ketua KPU Kabupaten Magelang Afiffudin menjelaskan, pengurus Partai Hanura sempat melakukan konsultasi pada hari-hari awal pendaftaran dibuka. Namun demikian, konsultasi tersebut tidak ditindaklanjuti dengan pendaftaran. (cr1/jpg/ton)