TINGKATKAN LAYANAN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran DKK dan Puskesmas memperkenalkan layanan Motor Ambulan Hebat. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
TINGKATKAN LAYANAN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran DKK dan Puskesmas memperkenalkan layanan Motor Ambulan Hebat. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemkot Semarang memperkenalkan inovasi baru dalam memberikan layanan kesehatan bagi warganya, yaitu Motor Ambulan Hebat, Rabu (18/7).

Motor Ambulan Hebat merupakan diversifikasi tipe armada layanan ambulan gratis yang dapat mengakses masyarakat di gang-gang sempit. Selain itu, adanya ambulan gratis dengan bentuk sepeda motor ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas pelayanan kesehatan.

Ada dua jenis motor layanan yang diluncurkan, yaitu 3 Motor Siaga PIS-PK (Program Indonesia Sehat-Pendekatan Keluarga) dan 2 Motor Ambulan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang, Widoyono, mengatakan, motor ambulan tersebut dioperasikan dalam untuk keadaan darurat saja. Sedangkan motor siaga PIS-PK untuk keadaan non darurat. “Dinas Kesehatan Kota Semarang tahun ini menargetkan setiap Puskesmas wajib memiliki minimal 1 Motor Ambulan Hebat,” katanya.

Widoyono menjelaskan, motor ambulan ini diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebab, selama ini ada sejumlah keluhan yang masuk, mobil ambulan tidak bisa memasuki wilayah tertentu yang aksesnya sempit.

Berdasarkan hal tersebut DKK berinovasi dengan membuat Motor Ambulan Hebat agar dapat melayani warga yang tempat tinggalnya tidak bisa diakses oleh mobil ambulan.

“Harapanya masyarakat tidak harus mendatangi Puskesmas saat sakit, tinggal menghubungi nomor Hotline Motor Ambulan Hebat 1500-132 dan memberitahu alamat tempat tinggal mereka, lalu dokter akan menuju ke lokasi tersebut,” ujarnya.

Kepala Bidang Layanan Kesehatan, DKK Semarang, Lilik Farida menambahkan, layanan motor ambulan ini gratis tanpa ada syarat tertentu. “Selain motor ambulan ini, pada bulan November mendatang DKK akan mengeluarkan program baru untuk meningkatkan Indek Pembangunan Masyarakat yaitu dengan membuat program Puskesmas Tanpa Antre,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang hadir dalam peluncuran tersebut menegaskan Motor Ambulan Hebat ini dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan secara gratis, terutama untuk masuk ke wilayah yang tidak dapat diakses oleh mobil.

“Saat ini kami siapkan 5 armada dulu yang nantinya akan dikendarai sepasang perawat dan dokter untuk datang ke rumah-rumah,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut. “Jika ini benar-benar bermanfaar, sudah ada dalam rencana untuk menambah armadanya sebanyak 20 lagi”, lanjutnya.

Selain meluncurkan Motor Ambulan Hebat, DKK juga mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) di Kecamatan Ngaliyan. ODF merupakan program yang mendorong masyarakat agar tidak membuang tinja di sembarang tempat. (cr2/zal)