33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Jadi Magnetik Nano, Miliki Nilai Jual Tinggi

Mahasiswa Undip Manfaatkan Limbah Karat Besi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – Tiga mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) berhasil menemukan manfaat karat besi menjadi material magnetik nano Fe3O4 sebagai solusi penanganan pencemaran lingkungan oleh limbah karat besi. Seperti apa ?

AFIATI TSALITSATI

ADALAH Nanda Al Faizah jurusan Fisika, Nurwarrohman Andre Sasongko jurusan Kimia dan Hani Ma’rufah jurusan Fisika di bawah bimbingan Prof Dr Heri Sutanto, SSi, MSi berhasil menyulap limbah karat besi atau logam yang selama ini hanya dibuang begitu saja tanpa melihat dampaknya terhadap lingkungan, ternyata bisa menjadi magnetik nano Fe3O4. Semua itu melalui penelitian terkait solusi penanganan pencemaran lingkungan oleh limbah karat besi.

“Bahkan limbah besi seperti atap, bodi mobil, engsel bekas, dan barang-barang yang ada di alam hanya dikumpulkan dan dijual kepada pengepul barang-barang bekas dengan harga jual yang rendah,” tutur Nanda selaku ketua kelompok kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (18/7).

Nanda mengatakan, korosi pada besi (Fe) yang terjadi di alam dapat menghasilkan oksida besi Fe3Oyang merupakan oksida logam paling kuat sifat magnetiknya. Fasa magnetite (Fe3O4) yang terdapat pada besi oksida memiliki sifat magnetik yang baik dan tertinggi dari pada fasa lainnya seperti Fe2O3.

Lebih lanjut, Nanda menjelaskan jika Teknologi-Nano merupakan pembuatan dan penggunaan material pada ukuran yang sangat kecil dimana 1 nanometernya setara dengan 10-9 meter.

Apabila material Fe3O4, kata dia, jika dibuat ukuran nanometer akan mempunyai keistimewaan tersendiri dibanding dengan material makro. Fe3O4 berukuran nano memiliki sifat feromagnetik dan memiliki peluang aplikasi yang luas.

“Salah satu kelebihan magnetik ini yaitu sifat feromagnetiknya mampu mengabsorbsi gelombang elektromagnetik melalui mekanisme kemagnetan, khususnya terhadap atom-atom atau ion-ion logam yang bersifat paramagnetic,” ujarnya.

Salah satu cara untuk mengubah ukuran Fe3Omenjadi ukuran nano Fe3O4  yaitu dengan proses penggilingan atau penggerusan berenergi tinggi atau disebut High Energy Milling (HEM). Rekayasa material nano partikel dengan cara ini mencapai di bawah 10 nm.

Material magnetik nano Fe3O4 memilki nilai jual yang lebih tinggi bila dibandingkan limbah karat besi yang langsung dijual kepada pengepul barang-barang bekas tanpa adanya modifikasi. “Dengan adanya penelitian ini, kami harap dapat mengurangi masalah pencemaran yang disebabkan oleh karat besi,” pungkasnya. (tsa/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dana ZIS Untuk Warga Produktif

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Sebanyak 40 persen dari dana zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) yang dikelola Baznas akan digunakan untuk program pemberdayaan warga kurang mampu...

Dua Penganiaya Driver Ojol Dibekuk, Seorang Ditembak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kasus kekerasan yang menimpa driver ojek online (ojol) Ambiya Yudha Mulyana, 45, warga Jalan Kanfer Raya RT 05 RW 07, Kelurahan Padangsari, Kecamatan...

Aqualux Buka Puasa Bersama Anak Yatim

SEMARANG - Menjelang hari ulang tahun Aqualux ke-6, segenap karyawan Aqualux mengadakan gelaran buka puasa Senin Kamis bersama anak yatim dan dhuafa, Kamis (23/2)...

Juru Parkir Liar Disikat

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Dua pemuda tepergok menjadi juru parkir liar di Jalan RSU dan Jalan Kartini. Mereka langsung diciduk anggota Polsek Wonosobo Polres Wonosobo...

Optimistis, New Peugeot 3008 Diterima Konsumen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - PT Astra International Tbk – Peugeot Sales Operation selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Peugeot di Indonesia meluncurkan The New Peugeot...

Belajar Jurnalistik

Tim Jurnalistik SMK Citra Medika Magelang berkunjung ke kantor redaksi Jawa Pos Radar Semarang di Jalan Veteran 55 Semarang, Selasa (19/9). Mereka ingin belajar...