Ketika melihat atau mengetahui ada sesuatu yang tidak benar, misal mengenai riwayat sekolah DCS ini, bisa disampaikan kepada kami. Lewat surat, ataupun email.

Joko Purnomo
Ketua KPU Jateng

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pendaftaran 16 partai di akhir waktu membuat KPU Jawa Tengah harus kerja keras melakukan verifikasi administrasi. KPU memiliki waktu 3 hari untuk merampungkan proses pengecekan hingga disampaikan kembali kepada partai politik (Parpol) tanggal 21 Juli nanti.

”Hari ini (kemarin, Red) kita selesaikan, InsyaAllah selesai. Karena kemarin memang semua partai mendaftarkan di hari terakhir, bahkan sampai dini hari pendaftarannya,” ujar Ketua KPU Jawa Tengah Joko Purnomo.

Hasil pengecekan sementara hingga sore kemarin, untuk dokumen calon memang belum semuanya memenuhi syarat. Meski demikian, prosentasenya kecil. Joko mengatakan, dokumen yang belum memenuhi syarat tersebut seperti belum menyertakan fotocopy KTA, ijazah yang belum dilegalisir, surat dari pengadilan yang belum jadi, atau lupa menyertakan surat keterangan terdaftar sebagai pemilih.

“Nantinya bagi yang dokumennya BMS atau belum memenuhi syarat, diberi waktu perbaikan hingga tanggal 31 Juli,” ujar Joko.

Langkah selanjutnya yang dilakukan KPU adalah menyusun Daftar Calon Sementara (DCS) dan diberikan kepada Parpol dan dipublikasikan. Saat ini lah masyarakat bisa memberikan masukan terhadap DCS yang disusun KPU.

“Ketika melihat atau mengetahui ada sesuatu yang tidak benar, misal mengenai riwayat sekolah DCS ini, bisa disampaikan kepada kami. Lewat surat, ataupun email,” jelasnya.

Hasil aduan ini, kemudian akan diverifikasi secara faktual ke lapangan. Hasil verifikasi akan menjadi pertimbangan KPU dalam menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT).

Sementara itu, penetapan gubernur akan dilakukan KPU paska tanggal 23 Juli atau setelah ada pemberitahuan dari Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai ada/ tidaknya gugatan. Paling cepat, tanggal 24 Juli KPU Jateng akan mendapatkan penjelasan dari KPU RI mengenai hasil ini. “Kalau disampaikan nggak ada gugatan, maka ditetapkan pasangan calon terpilih. Tapi kalau memang ada gugatan, Kita akan tunggu proses sengketa di MK sampai selesai. Sampai ada putusan final,” jelasnya. (sga/zal)