33 C
Semarang
Sabtu, 30 Mei 2020

Pemprov Reorientasi Investasi di Jateng

Another

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Investasi pada industri pengolahan bahan baku lokal dinilai perlu lebih digeliatkan lagi. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kandungan lokal pada produk-produk ekspor Jateng.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Jateng, Djarwanto mengatakan bahwa ekspor non migas Jawa Tengah memiliki tren pertumbuhan yang positif. Sayangnya, masih dibayangi oleh nilai impor yang besar.

“Sebanyak 82 persen impor Jateng merupakan bahan baku dan bahan penolong. Itu tidak buruk, karena yang diimpor bukan bahan-bahan konsumsi. Namun demikian, akan lebih baik bila barang ekspor bahan bakunya juga sebagian besar berasal dari Jateng,”ujarnya, kemarin.

Oleh karena itu, ke depan pihaknya akan mereorientasi kembali investasi yang masuk ke Jateng. Selama ini, sebagian besar adalah investasi pada industri padat karya. Sehingga produk yang masuk lebih ke bahan baku dan barang modal.

“Kammi akan coba mereorientasi agar investor yang masuk, mengolah bahan-bahan yang kita punya. Seperti produk-produk pertanian, garam, perkebunan dan perikanan. Kami bangun juga kawasan-kawasan industri yang mendukung untuk industri-industri tersebut,” ujarnya.

Dengan memperkuat produksi dari bahan-bahan yang dimiliki, maka kandungan lokal akan barang-barang ekspor akan lebih besar. Sehingga industri lokal pun tidak tergantung pada negara-negara pengimpor.

Namun demikian, industri-industri padat karya juga akan tetap diterima dan dilanjutkan. Hal tersebut mengingat, masih banyaknya jumlah pengangguran yang perlu diserap oleh industri-industi padat karya. “Pengangguran kita masih ada sekitar 800 ribuan. Karena itu, harus disalurkan. Salah satunya pada industri padat karya yang dapat menyerap banyak tenaga kerja,” ujarnya. (dna/ida)

Latest News

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

More Articles Like This

Must Read

Dampingi Guru TK Peroleh Gaji

KENDAL—Ratusan guru TK di Kendal melakukan audensi ke DPRD Kendal. Para Guru TK merupakan eks pegawai kontrak bupati sejak 2005-2016. Mereka mengadukan nasibnya yang...

Banyak Anjal, Peradi Surati Hendi-Ita

SEMARANG - Setelah menerima keluhan masyarakat terkait banyaknya anak-anak di bawah umur yang mengasong dan mengemis di traffic light di seputar Kota Semarang, Dewan...

“Nunut Praktik”, Solusi Menyiasati Keterbatasan dalam Pembelajaran Praktik

RADARSEMARANG.COM - DUA hal yang perlu ditekankan pada pendidikan kejuruan—seperti pendapat beberapa pakar pendidikan—adalah Learning by doing dan Hands-on experience. Maka, merujuk dua hal...

ISNU Tolak Kampanye Berbau SARA

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Cabang Demak berkomitmen menjaga Indonesia dengan menebar nilai-nilai Islam yang toleran dan kasih sayang. Karena itu,...

Tumbuhkan Pasar Fashion di Semarang

SEMARANG- Puluhan produk fashion hasil IKM Kota Semarang dipamerkan dalam Semarang Fashion Parade yang digelar di depan gedung Kreatif Galeri Kota Semarang. Pameran digelar selama...

Kuota Haji Semarang Diperkirakan 2.000 Orang

SEMARANG — Kuota haji Kota Semarang 2017 mendatang diperkirakan mencapai 2.000 lebih calon haji (calhaj). Jumlah itu meningkat signifikan dibanding kuota haji 2016 yang...