Butuh Rumah Singgah PMKS

305

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Belum adanya rumah singgah untuk penampungan, membuat penanganan pengemis, gelandangan dan Orang telantar (PGOT) di Wonosobo belum bisa maksimal. Selama ini, PGOT yang terjaring razia hanya didata dan ditampung sementara di shelter yang tidak memadai sebelum dipulangkan ke alamat masing-masing. Sehingga saat razia sering dijumpai muka-muka lama yang sudah berulang kali terjaring razia.

“Wonosobo semestinya sudah memiliki rumah singgah, untuk penampungan dan penanganan hasil razia,” kata Kasi Rehabilitasi Sosial, Bidang Sosial, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Herry Siswanto Rahayoe saat memimpin operasi penertiban tuna sosiak, Selasa (17/7).

Menurut Herry, rumah singgah sangat dibutuhkan karena penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) bukan hanya PGOT, namun sangat komplek jenisnya. “Yang mana membutuhkan penanganan yang maksimal dan intensif hingga hasil penjaringan tersebut bisa tindaklanjuti, misal dengan memberikan pelatihan minat dan bakat yang bisa memberikan bekal untuk usaha atau kerja,” katanya. (ali/ton)