HARI TERAKHIR: Pengurus DPD PDIP Jateng saat mendaftar bacaleg di KPU Jateng, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARI TERAKHIR: Pengurus DPD PDIP Jateng saat mendaftar bacaleg di KPU Jateng, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG– Sebanyak 16 partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 ramai-ramai mendaftarkan bakal calon (balon) anggota legislatifnya di hari terakhir pendaftaran, Selasa (17/7). Parpol bergantian mendaftar bahkan sampai mendekati penutupan pukul 24.00.

Pendaftaran bacaleg di injury time ini mengindikasikan ada ketidakberesan dalam proses kaderisasi di parpol. Meskipun memang secara administratif  persyaratan yang cukup rumit untuk bisa mendaftarkan bacaleg masing-masing parpol. Hal itu, jelas akan membuat KPU Jawa Tengah harus bekerja keras mengingat pendaftaran sudah dibuka sejak 4 Juli lalu. Namun nyatanya, semua parpol di Jateng mendaftarkan bacalegnya di hari terakhir pendaftaran.

“Banyak partai yang kaderisasi tidak bagus, sehingga membuat proses pencalegan kurang optimal. Partai mencari-cari siapa yang akan diusung dan bahkan harus mencari bacaleg dari eksternal parpol,” kata Pengamat Politik Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Joko Prihatmoko.

Sekretaris DPW PKB Jateng, Sukirman, mengatakan, partainya yang pertama mendaftar di KPU Jateng sekitar pukul 11.30. Sebagai partai bernomor urut 1, PKB berharap bisa menjadi nomor 1 juga di Pileg 2019. PKB menargetkan meraih 25 kursi dari 120 kursi anggota DPRD Jateng. “Keterwakilan perempuan PKB sebesar 43,33 persen. Kami targetkan setiap dapil ada perwakilan,” ujarnya.

Wakil Ketua DPW Nasdem Jateng, Ali Mansur HD mengatakan, Nasdem mengusung 120 Bacaleg di Jateng. Ia optimistis akan mendapatkan kursi lebih besar karena semua all out dalam Pileg 2019 mendatang.

“Pileg 2014 masih 4 kursi. Tahun depan harus lebih besar, dan kalau bisa satu dapil ada wakil dari Nasdem,” harapnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Joko Purnomo, mengatakan, terakhir pendaftaran dilayani hingga pukul 24.00. Lambatnya respons pengurus parpol mendaftarkan bacalegnya karena syarat-syaratnya belum lengkap. Mulai surat kesehatan, surat bebas pidana dari Pengadilan Negeri, maupun proses legalisir. “Semua partai politik hadir di hari terakhir pendaftaran Selasa (17/7),” katanya.

Ia menambahkan, jika dihitung, 16 partai kalau memenuhi, maksimal sesuai alokasi masing-masing dapil itu se-Jateng baik DPRD provinsi maupun kabupaten/kota itu kurang lebih 26 ribu orang. “Sementara kalau di rumah sakit itu ada pasien lain juga. Selain itu, mereka juga harus melengkapi dan membawa surat keterangan tidak pernah dipidana dari pengadilan,” ujarnya.

Dikatakan, KPU Provisi Jawa Tengah menyiapkan enam tim untuk melayani pendaftaran bacaleg. Setiap tim melayani beberapa parpol, sehingga dapat diantisipasi kemungkinan terjadinya penumpukan pelayanan. Tahapan pasca pendaftaran calon anggota legislatif adalah verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. “Verifikasi dilakukan selama sepekan setelah pendaftaran ditutup, dan tahapan ini khusus menyoroti bakal calon legislator, jika diketahui ada persyaratan yang kurang lengkap, masih diberi kesempatan untuk melengkapi,” tambah Anggota KPU Jateng, Hakim Junaedi.

Mantan juara dunia tinju, Chris Jhon, ikut berpolitik dan mendaftar sebagai calon anggota legislatif melalui Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Ia melakukan itu sebagai salah satu sumbangsihnya kepada bangsa Indonesia selepas gantung sarung tinju di akhir Desember 2013. “Ini sebagai upaya agar bisa terus berkontribusi untuk bangsa-negara. Jika terpilih di tingkat DPR RI, semoga bisa memberi dampak yang baik bagi para atlet muda,” ujarnya.

Pria bernama lengkap Yohannes Christian John menambahkan, pilihan Nasdem sebagai kendaraan politiknya bukan tanpa alasan. Ia merasa nyaman dengan perhatian penuh yang diberikan serta satu visi misi dengan Nasdem.

“Saya senang sudah disupport teman-teman partai, dan saya akan berbuat maksimal. Meskipun banyak parpol lain yang meminang, saya merasa nyaman di Nasdem,” katanya.

Chris John maju DPR RI mewakili Dapil X Jawa Tengah meliputi Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Brebes. Ia mengklaim dukungan masyarakat untuk pencalonannya terbilang cukup bagus. Figurnya sebagai bekas juara tinju kelas dunia masih sangat familiar. “Saya ingin memfasilitasi para pemuda terjun di dunia olahraga. Bibit unggul maju di bidang olahraga, ekonomi, dan budaya akan menjadi perhatian saya serius,” ujarnya. (fth/aro)