33 C
Semarang
Minggu, 7 Juni 2020

Terus Sosialisasikan Program JKN-KIS

Another

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga memberikan sosialisasi JKN-KIS kepada 228 orang peserta dari unsur ASN yang terdiri dari unsur lurah dan camat serta RW se-Kota Salatiga. Hal ini dipandang perlu, karena progam ini akan sangat membantu masyarakat dalam menggunakan fasilitas kesehatan.

“Kami apresiasi kegiatan sosialisasi JKN-KIS bisa digelar oleh Pemerintah Kota Salatiga. Jaminan kesehatan ini nantinya akan sangat membantu dengan pemahaman yang baik dari masyarakat, “ ujar Wakil Wali Kota, H. Muh Haris saat memberikan sambutan dalam sosialisasi tersebut di Ruang Kaloka Lantai 4 Gedung Setda Pemkot Salatiga, Senin (16/7).

Menurutnya, pencanangan program JKN-KIS ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian pemerintah kepada rakyat. Program JKN-KIS yang baru diimplementasikan selama 4,5 tahun tersebut, dan tanpa waktu lama telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik terhadap
pelaksanaan, maupun terhadap pelayanan kesehatan yang ada.“Dengan demikian, masyarakat akan lebih paham tentang program JKN-KIS, dan konflik antara fasilitas kesehatan dengan peserta akan dapat diminimalisir,” bebernya.

Haris mengajak semua peserta sosialisasi bisa mengikuti kegiatan ini mulai dari awal hingga akhir acara. Karena sebagai ujung tombak dari Pemerintah Kota Salatiga yang sehari-harinya bersentuhan langsung dengan masyarakat, hal ini perlu perhatian bersama-sama.

“Bapak Ibu peserta jadi akan benar-benar tahu dan memahami kriteria dari JKN-KIS, khususnya tentang prosedur pelayanan, hak dan kewajiban peserta, serta kondisi atau kasus yang tidak dijamin oleh JKN. Sehingga ada kesepahaman bersama,” jelas Haris.

Sosialiasasi JKN-KIS ini diikuti oleh 228 orang yang terdiri dari perwakilan para camat, para lurah atau yang mewakili dan ketua RW se-kota Salatiga. Selain itu juga digelar dialog dengan menghadirkan para narasumber yang berkompenten seperti dr Parasit Al-Hakim selaku kepala bidang pelayanan kesehatan dan sumber daya kesehatan Dinas Kesehatan Kota Salatiga dan Rofig Nugroho dari BPJS kesehatan Kota Salatiga.

Sebagai informasi  kontribusi JKN-KIS terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2016 sebesar Rp 152,2 triliun, dan di tahun 2021 bisa mencapai Rp 289 triliun. Program JKN juga telah membantu meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia hingga 2,9 tahun. Hal ini
dikarenakan adanya jaminan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan sakit (preventif), pengobatan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif), termasuk obat-obatan dan bahan medis habis pakai. (sas/bas)

Latest News

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama sekali nggak ”ngartis”. ANA R.D.-LATIFA N.,...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

More Articles Like This

Must Read

Permudah Investasi Jateng

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan perhatian lebih pada upaya peningkatan perekonomian. Sesuai arahan Presiden, Ganjar akan mempermudah investasi di Jawa...

Pemkab Minta PDAM Tingkatkan Pelayanan

UNGARAN–Pemkab Semarang meminta PDAM Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk cakupan pelayanan air bersih. Pemkab menargetkan tahun ini, 80 persen...

Pilih Pemimpin yang Ngopeni Madrasah

RADARSEMARANG.COM, BOYOLALI - Pengasuh Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Kabupaten Magelang KH M Yusuf Chudlori mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki welas asih...

Molor, Pembangunan Jalan Tol Batang-Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD Jateng berharap ada upaya akomodatif dari Pemerintah untuk menyelesaikan persoalan pembebasan lahan tol Batang-Semarang. Saat ini, proyek pembangunan jalan tol...

Formasi CPNS Masih Tunggu Kementerian

Sampai sekarang belum ada informasi lanjutan, kami pun masih menunggu. Memang kondisi ini terjadi di semua wilayah Kepala BKD Kabupaten Semarang, Partono RADARSEMARANG.COM, UNGARAN –...

Pemkab Siap Polisikan Kampung Rawa

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Pemkab Semarang siap membawa ke ranah hukum dan ke kepolisian. Jika manajemen Kampung Rawa di Desa Bejalen Kecamatan Ambarawa berani membuka segel Satpol...