CARI PEMAIN BERKUALITAS : Sejumlah pemain sepak takraw mengikuti seleksi yang diadakan oleh PSTI Jateng di GOR JatidirI, Senin (16/7). (TRIAWANDA TIRTA ADITYA/RADAR SEMARANG)
CARI PEMAIN BERKUALITAS : Sejumlah pemain sepak takraw mengikuti seleksi yang diadakan oleh PSTI Jateng di GOR JatidirI, Senin (16/7). (TRIAWANDA TIRTA ADITYA/RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jawa Tengah menyeleksi 33 pemain yang nantinya akan diikutkan Kejuaran Nasional (Kejurnas) Sepak Takraw di Jakarta pada 27 Juli mendatang. Proses seleksi dilakukan di Gelanggang Olahraga (GOR) Jatidiri, Senin (16/7).

Sebanyak 6 pemain wanita dan 6 pemain laki-laki akan mengikuti 4 kategori nomor sepak takraw pada kejuaraan tersebut. nomor kuadran dan regu khusus pria, nomor kuadran dan regu untuk wanita.

Salah seorang peserta seleksi, Rohman Hidayat mengatakan, Kejurnas di Jakarta akan dijadikan batu loncatan untuk menatap PON Papua pada tahun 2020.

“Target kami di PON Jawa Barat adalah meraih 1 medali emas dan alhamdulilah hal itu berhasil kami capai, sekarang kami menargetkan 2 medali emas di PON Papua 2020 mendatang, dengan mengikuti banyak kejuaraan kami akan memiliki banyak pengalaman untuk mengikuti PON Papua nanti,” ujar Rohman pada Jawa Pos Radar Semarang.

Sementara itu, Ketua PSTI Jawa Tengah, Ihwan Sudrajat mengatakan mulai mengikutkan atletnya dalam kejuaraan. Hal tersebut selain meningkatkan skill juga untuk melihat kekurangan dan hal yang perlu diperbaiki. “Strategi kami saat ini untuk menghadapi PON Papui 2020 adalah dengan mengikuti berbagai Kejuaraan Nasional, agar para pemain memiliki lebih banyak pengalaman bertanding,” tandasnya.

Dirinya juga menambahkan, PSTI Jateng telah mengadakan Liga Sepak Takraw agar bisa menjaring pemain yang lebih berkualitas. Liga tersebut berlangsung selama 3 putaran. Putaran pertama telah selesai beberapa waktu lalu di Jepara, selanjutnya putaran kedua dan ketiga akan diadakan di Semarang dan Banyumas. (cr2/zal)