Gairahkan Pasar, Pengembang Geber Promo

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Sejumlah pengembang perumahan terus mengeluarkan promo-promo menarik. Sebagai salah satu upaya meningkatkan penjualan, di tengah lesunya pasar properti.

“Selama semester pertama di tahun ini, kondisi pasar properti khususnya untuk rumah-rumah komersil masih belum ada peningkatan signifikan bila dibanding dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” ujar salah seorang pengembang perumahan, Wibowo Tedjo Sukmono, baru-baru ini.

Oleh karena itu, sejumlah promo mulai ditawarkan sebagai salah satu terobosan dalam menggairahkan pasar. Di antaranya, program Pilih Sendiri Suku Bunga KPR. Melalui program ini, konsumen dapat memilih bunga yang akan dibayarkan selama satu tahun, mulai dari nol sampai yang ditetapkan oleh perbankan.

“Penentuan tergantung dari angsuran DP. Uang muka minimal 20 persen dari harga rumah. Misal DP tersebut dibayarkan full, maka selama fix setahun bunga nol persen, bila tiga kali pembayaran angsuran maka 3 persen fix setahun. Sedangkan tahun-tahun berikutnya mengikuti bunga yang ditetapkan bank,” ujar Wibowo.

Terobosan lain digunakan oleh Dibya K Hidayat. Pengembang perumahan ini menggunakan strategi memangkas luas tanah dan bangunan, sehingga nilai jual masuk pada kategori yang paling banyak diminati. Yaitu antara Rp 500 juta hingga Rp 750 juta.

“Untuk kualitas bangunan tidak kami kurangi, namun untuk luas tanah sebagian sudah mulai menerapkan. Karena memang yang berkontribusi cukup tinggi dari harga hunian yaitu harga tanah. Dengan begitu, harga bisa lebih ditekan dan masuk ke yang terbanyak diminati,” ujarnya.

Sementara untuk konsumen, menurut keduanya dalam area Jawa Tengah khususnya Semarang dan sekitarnya, sejauh ini masih dari area Semarang dan sekitarnya. “Sebagian besar juga merupakan end user yang membeli untuk ditempati. Hanya sebagian yang membeli untuk disewakan maupun investasi,” ujarnya. (dna/ida)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -