33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

19 Komunitas Bersinergi Tangani Banjir dan Rob

Another

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Persoalan rob di Pekalongan menjadi perhatian sejumlah kalangan. Tak terkecuali 19 komunitas dari berbagai kota yang ikut andil memikirkan penanganan rob yang selama ini masih terjadi di Pekalongan.

Sebanyak 19 komunitas, Senin (16/7) kemarin, berkumpul di aula Museum Batik Kota Pekalongan untuk memperkuat sinergi dalam penanganan rob. Para komunitas tersebut akan memberikan masukan dan saran kepada Pemkab dan Pemkot Pekalongan.

Perwakilan Komunitas Fotografi Indonesia Wilayah Pekalongan, Arie Dacosta, mengungkapkan bahwa rob terjadi di Kota Pekalongan sejak tahun 2003. Tercatat kurang lebih sembilan kelurahan yang tergenang. Persoalan rob ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) pemerintah.

”Rob sudah benar-benar menjadi ancaman bagi Pekalongan. Penanganan rob butuh keterlibatan semua elemen, bukan hanya pemerintah saja, komunitas sebagai bagian dari elemen masyarakat harus ikut berkontribusi dalam penanganan rob,” kata Arie.

Peneliti Tata Kelola Kemitraan, Leny Hidayat, menjelaskan bahwa  selama ini banjir rob hanya dilihat sebagai persoalan tergenangnya wilayah permukiman saja, yang dapat surut dan mampu diselesaikan oleh pemerintah saja.

Menurutnya rob tidak hanya persoalan genangan air, tetapi juga berdampak pada sektor-sektor lainnya. Kemitraan mencatat ada tujuh sektor terdampak rob, yakni sektor kesehatan seperti gangguan pernafasan, penyakit kaki gajah dan gangguan kejiwaan. Selain itu di sektor pendidikan ada sekolah rusak, anak menolak ke sekolah, serta berdampak pada sisi ekonomi warga.

“Dampak rob juga membuat ribuan warga kehilangan mata pencaharian, pertanian dan perkebunan rusak. Ada juga persoalan air bersih, sanitasi, toilet rusak, sumber mata air terkontaminasi. Belum lagi persoalan gender seperti kesehatan reproduksi memburuk, serta dampak polusi industri batik,” ujar Leny.

“Karena itu, butuh sinergi dari dari semua elemen. Tidak hanya mengatasi airnya saja, tetapi juga dampak lainnya, termasuk meningkatnya angka kemiskinan di Kota Pekalongan,” tandasnya. (thd/zal)

Latest News

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

More Articles Like This

Must Read

5 Hari Terminal Magersari Diuji Coba

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang, Rabu (7/3) kemarin mulai melakukan uji coba operasional angkutan kota dan angkutan perbatasan masuk ke Terminal Magersari. Uji...

Kuota Kurang, Digelar PPDB Tahap II

SEMARANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah akan menggelar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tahap II. Pasalnya, kuota peserta didik baru...

Ratusan Ibu Muda Test IVA

RADARSEMARANG.COM, KAJEN-Ratusan ibu muda di Kabupaten Pekalongan melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker leher rahim melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test dan Sadanis...

320 Pelajar Diajak Jaga Pesisir Laut

BATANG-Sebanyak 320 pelajar yang terdiri atas pelajar SMA 1 Gringsing, SMP 1, SMP 2, SMP 3 dan SMP 4 Gringsing diajak menjaga pesisir laut Gringsing...

Jadi Area Citywalk, Kota Lama Disterilkan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kawasan Kota Lama Semarang segera disterilkan dari lalu-lintas kendaraan umum. Jalan Letjend R Suprapto ditutup untuk dilakukan ujicoba rekayasa lalu lintas...