Warga Diminta Beri Contoh Toleransi

174
TOLERANSI Cak Nun dalam acara ‘Sinau Bareng Cak Nun’ di lapangan Pancasila Salatiga, Jumat (13/7) malam. (IST)
TOLERANSI Cak Nun dalam acara ‘Sinau Bareng Cak Nun’ di lapangan Pancasila Salatiga, Jumat (13/7) malam. (IST)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Emha Ainun Najib atau yang lebih populer dengan panggilan Cak Nun berharap Kota Salatiga memberikan contoh soal toleransi kepada seluruh bangsa Indonesia maupun dunia. Hal itu diungkapkan saat mengisi pengajian akbar tingkat Kota Salatiga dengan tema ‘Sinau Bareng Cak Nun’ di lapangan Pancasila, Jumat (13/7) malam.

“Menurut informasi, Salatiga merupakan kota yang terdiri dari berbagai macam suku sehingga rawan konflik, termasuk rawan konflik latar belakang agama, namun hingga saat ini selalu kondusif. Hal tersebut karena warganya yang selalu guyub dan menjaga perbedaan tersebut. Oleh karenanya daerah lain di Indonesia ini perlu belajar dari kota ini. Maka memang pantas Salatiga mendapatkan predikat kota paling toleran se-Indonesia,” sampai Cak Nun.

Hadir dalam Sinau Bareng Cak Nun, wali kota dan wakil wali kota, sekda, fForkopimda, FKUB, para kiai dan tokoh agama Salatiga. Ribuan warga tumpah ruah bahkan meluber ke luar jalan penghubung lapangan Pancasila. Sinau Bareng Cak Nun diawali dengan pembukaan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan lagu Syukur sebagai wujud syukur atas diperingatinya HUT ke-1268 Salatiga.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Sabar Subadri, seorang pelukis yang menggunakan kaki. Sebagai wujud cintanya kepada Salatiga, Sabar berkenan melukis wajah Cak Nun untuk diberikan kepada Cak Nun secara langsung. (sas/ton)