ATRAKSI: Bupati Semarang Mundjirin saat menyaksikan atraksi ular dalam kirab sedekah Dusun Ngontho Desa Candi Kecamatan Bandungan, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ATRAKSI: Bupati Semarang Mundjirin saat menyaksikan atraksi ular dalam kirab sedekah Dusun Ngontho Desa Candi Kecamatan Bandungan, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Ratusan warga Dusun Ngontho Desa Candi Kecamatan Bandungan memeriahkan kirab budaya dalam rangka sedekah dusun tahunan, Minggu (15/7). Arak-arakan itu dimulai dari pertigaan jalan Dusun Ngontho yang terletak di tepi Jalan Raya Sumowono – Bandungan.

Kemudian menyusuri jalan raya itu menuju ke pertigaan jalan objek wisata Candi Gedong Songo sepanjang kurang lebih tiga kilometer. Kepala Desa Candi, Sudarwanto mengungkapkan berbagai kelompok warga menampilkan aneka atraksi terutama tarian dan kesenian tradisional. “Selain drum blek, warga juga menampilkan bermacam variasi tarian dan tampilan dengan kostum menarik,” kata Sudarwanto. Bahkan, ada warga yang menampilkan patung layaknya ogoh-ogoh dari Bali dengan ukuran tinggi besar.

Mereka berbaris rapi mengikuti perjalanan dua gunungan berisi aneka hasil bumi serta buah-buahan dan sayuran hasil panenan warga. Dua gunungan itu ditandu oleh warga dan dikawal oleh sejumlah warga lainnya dengan membawa imitasi senjata tombak.

“Sedekah dusun ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas anugerah panen dan kehidupan yang ayem tentrem di Dusun Ngontho,” ungkapnya. Di akhir kirab, isi dua gunungan itu akan diperebutkan oleh warga sebagai bentuk suka cita yang luar biasa atas kesejahteraan yang tercipta. Sebelumnya, dilakukan penyerahan nasi tumpeng dari tetua dusun kepada kepala Dusun Ngontho.

Bupati Semarang Mundjirin yang hadir melepas perjalanan kirab budaya Dusun Ngontho mengajak warga untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan. Selain itu semangat gotong royong juga harus terus dipertahankan agar kesejahteraan bersama tetap langgeng.

Kerukunan antar warga sangat penting agar bisa tetap berikhtiar mendapatkan kemakmuran dan kesejahteraan. Jangan lupa untuk terus bersyukur,” ujar Mundjirin. Ia juga mengingatkan warga Dusun Ngontho dan terutama warga Desa Candi untuk terus menjaga situasi kondusif daerah. Terutama menjelang pelaksanaan pilkades serentak termasuk di Desa Candi pada akhir tahun ini. (ewb/ton)