Pasutri Pencongkel Jok Motor Diringkus

463
TERTANGKAP - Kedua pelaku pencurian dengan modus mengambil barang di jok motor, saat dimintai keterangan di Mapolres Pekalongan Kota, Jumat (13/7). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
TERTANGKAP - Kedua pelaku pencurian dengan modus mengambil barang di jok motor, saat dimintai keterangan di Mapolres Pekalongan Kota, Jumat (13/7). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Tim Buru Sergap (Buser) Polres Pekalongan Kota pada Kamis (12/7) malam berhasil menangkap dua pelaku pencongkel jok motor di kawasan Desa Watusalam, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Pasangan MM alias Aat, 28, warga Kelurahan Bendan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan dan istrinya, PE, 21, sempat buron sekitar 2 minggu.

Mereka beraksi di depan toko bahan bangunan Morodadi di Desa Watusalam, Senin (25/6) lalu. Korbannya adalah Qomarudin, 53, warga Desa Watusalam RT 08 RW 03 Kecamatan Buaran. Modusnya, PE bertugas mengalihkan perhatian korban dengan bertanya alamat seseorang, sementara Aat membongkar jok motor milik korban. Pelaku berhasil menggasak dompet berisi uang Rp 4,5 juta, surat-surat penting serta sebuah ponsel.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Edi Sutrisno menjelaskan, kedua pelaku berhasil ditangkap pada Kamis (12/7) malam. Polisi mengamankan barang bukti hasil kejahatan berupa sebuah ponsel, dua kartu ATM atas nama korban, sisa uang tunai Rp 500 ribu dan satu unit sepeda motor yang digunakan untuk melakukan kejahatan. “Saat ditangkap tidak ada perlawanan dari kedua pelaku dan kedua pelaku mengakui perbuatannya tersebut,” tambahnya. Kedua tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara.

Sementara Aat mengaku melakukan perbuatan itu karena terdesak kebutuhan rumah tangga yang tinggi. Mereka juga mengaku baru menikah namun di bawah tangan atau siri. “Saya lihat sendiri korban menaruh uang di jok motor. Sehingga tertarik untuk mencuri. Istri saya bertugas mengalihkan konsentrasi korban, Saya yang mengambil uang,” jelas Aat. (han/ton)