33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Normalisasi Terganjal Tujuh Bidang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Ke tujuh  bidang lahan ini belum bisa dilakukan pembayaran karena pemilik lahan kehilangan dokumen.

Kumbino
Kabid Sumber Daya Air dan Drainase

RADARSEMARANG.COMSEMARANG – Pelaksanaan normalisasi Sungai Beringin masih terkendala pembebasan lahan. Hingga kini masih ada tujuh bidang yang belum terbebaskan. Ganti rugi belum bisa diberikan karena terhambat persoalan administrasi.

Seperti diketahui, rencana normalisasi Sungai Beringin ini sudah beberapa tahun lalu. Namun hingga kini belum terealisasi. Berbagai persoalan mengganjal proyek normalisasi. Mulai dari pembebasan lahan hingga perubahan detail engineering design. Padahal, normalisasi mendesak dilakukan, mengingat kawasan empat keluarahan, yakni Mangkang Wetan, Mangkang Kulon, Mangunharjo, dan Kelurahan Wonosari, selalu menjadi lengganan banjir bandang akibat luapan Sungai Beringin, ketika musim penghujan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Kumbino, mengatakan, proses pembebasan lahan terkendala lantaran pemilik lahan belum bisa menunjukkan surat kepemilikan atas lahan tersebut. “Ke tujuh  bidang lahan ini belum bisa dibebaskan dan dilakukan pembayaran karena pemilik lahan kehilangan dokumen atas lahan,” jelasnya.

Dari 100 persen lahan yang rencananya dibebaskan, sekitar 97 persen lahan sudah dibebaskan. Total lahan untuk keperluan normalisasi Sungai Beringin sendiri mencapai sekitar 153 bidang.

“Kami mendorong Pemkot Semarang untuk segera menyelesaikan proses pembebasan lahan di Sungai Beringin, ” kata Kepala BBWS Pemali-Juana, Ruhban Ruzziyatno.

Selain pembebasan lahan, pemkot juga harus mengatasi permasalahan sosial. Tujuannya agar rencana normalisasi tidak mengalami kemunduran. “Setelah selesai nanti akan di cek oleh tim dari Kementrian Keuangan, jika semua masalah beres tentunya tidak akan mundur normalisasinya,” tandasnya.

Untuk normalisasi Sungai Beringin, diperkirakan membutuhkan anggaran  sekitar Rp 122 miliar dan dilakukan secara multi year. “Sungai ini sangat mendesak untuk dinormalisasi,” tambahnya. (den/zal)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kebut Perbaikan Gerbong Kereta Api

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, sejumlah pekerja mengebut perbaikan rangkaian gerbong Kereta Api (KA) di bengkel Dipo Stasiun Poncol, Semarang. Perbaikan...

Dewan Minta PDAM Dievaluasi Total

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mendesak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang dievaluasi secara menyeluruh. Menyusul terjadinya krisis...

Lagi, Semarang Raih Penghargaan IRSA

SEMARANG-  Menjelang akhir tahun, Pemerintah Kota Semarang kembali memperoleh apresiasi dari pemerintah Pusat, yakni Indonesia Road Safety Award (IRSA). Penghargaan diberikan secara langsung oleh...

Menolak Perhitungan dengan Shio Tahun Saja

RADARSEMARANG.COM - Peruntungan Tahun Anjing Tanah berdasar perhitungan shio tahun, akan dimiliki oleh shio kuda, harimau, kambing, dan kelinci. Sedangkan yang kena jiong atau...

Dibilang Cabul, Dosen Kimia Undip Laporkan Mahasiswi

SEMARANG - Seorang mahasiswi semester akhir jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip) dilaporkan ke Polrestabes Semarang. Mahasiswi berinisial Din itu...

Bongkar Peredaran Pita Cukai Palsu Rp 3,84 M

SEMARANG – Petugas Bea Cukai Jawa Tengah terus menggencarkan pengawasan terhadap peredaran pita cukai palsu dan rokok ilegal. Di 2017 ini, pihaknya berhasil mengungkap...