Mabuk, Pria Bertato Tewas Ditabrak Sedan

1165

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Seorang remaja yang diduga dalam kondisi mabuk berat, meninggal dunia di Jalan Kolonel HR Hadiyanto, Banaran, Kecamatan Gunungpati, Minggu (15/7) sekitar pukul 01.00 dini hari. Pemuda tersebut menjadi korban tabrak lari oleh kendaraan roda empat tak dikenal.

Korban diketahui bernama Yonas Hadi Harianto, 37, warga Jalan Abdulrahman Saleh Kalibanteng Semarang Barat. Korban mengalami luka berat di bagian kepala. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tragis bermula saat korban mengemudikan mobil Honda Jazz H 8499 GY yang ditumpangi bersama tiga orang rekannya melaju dari arah Unnes Kecamatan Gunungpati menuju daerah Sampangan Kecamatan Gajahmungkur atau dari selatan ke utara.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba roda depan mobil korban terperosok ke saluran saat melaju di sekitar dekat lokasi angkringan susu sapi segar Gunungpati atau depan Kampus Akademi Kebidanan (Akbid) Abdi Husana. Lantaran tidak bisa melaju, empat orang di dalam mobil termasuk korban keluar bermaksud mengangkat ban, namun tidak berhasil.

“Mereka berjalan sempoyongan. Sempat terdengar suara klakson dua kali. Pengemudinya keluar tidak pakai kaos hanya memakai celana pendek. Dia di tengah jalan sambil teriak-teriak, mungkin minta bantuan sama orang (pengendara) yang lewat situ,” ungkap Yudho Susilo, di lokasi kejadian, Minggu (15/7) kemarin.

Sementara ketiga teman korban berdiri di dekat mobil yang terperosok. Selang tidak berapa lama sebelum kecelakaan, ada saksi yang melihat sebuah truk yang melintas tiba-tiba mengerem sambil menghindari korban agar tidak menabrak pria tersebut.

“Setelah terhindar truk, tidak lama lagi ada mobil sedan, tahu-tahu ada suara benturan keras. Mungkin korban ditabrak mobil sedan yang melaju kencang dari arah pertigaan Unnes,” katanya.

Saking kerasnya benturan tersebut, korban terpental dan terseret hingga beberapa meter dari lokasi kejadian. Pria yang memiliki tato penuh di punggung inipun langsung terkapar dan meninggal di lokasi kejadian. Sementara, mobil yang terlibat kecelakaan langsung tancap gas melarikan diri. “Lari ke arah Sampangan. Tadi dikejar pengendara yang lewat, tapi tidak berhasil. Kemudian warga menyampaikan ke polisi,” bebernya.

Pihak kepolisian yang mendapat informasi ini langsung menuju lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan, petugas mencium aroma alkohol. Selain itu ditemukan STNK atas nama Aziz Setiawan dengan alamat Jalan Candi Sewu, Kecamatan Ngaliyan.

Terpisah, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswnnto Ardi menjelaskan pengemudi Honda Jazz diduga kurang waspada sehingga terperosok di selokan dan mengganggu pengguna jalan lainnya. “Kecelakaan tersebut melibatkan pejalan kaki dengan kendaraan yang tidak dikenal dan melarikan diri. Kami juga masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini. Kami juga sudah mencari kamera CCTV disekitar lokasi,” jelasnya. (mha/ida)