33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Kreatif Mengajar Bahasa Jawa dengan Film Animasi

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM – SEJAK 2005 mulai diberlakukannya mata pelajaran bahasa Jawa sebagai mata pelajaran muatan lokal pada jenjang Sekolah Menengah Atas dan sederajat. Kurang lebih 13 tahun yang lalu Bahasa Jawa mendapatkan perhatian dari Gubernur Jawa Tengah. Dengan demikian mata pelajaran Bahasa Jawa sebagai muatan lokal baik pada kurikulum 2006 maupun kurikulum 2013 mendapatkan porsi tersendiri.

Wujud rasa syukur sebagai guru Bahasa Jawa salah satunya adalah senantiasa menanamkan nilai-nilai luhur Bahasa Jawa baik pada diri sendiri maupun peserta didik maupun lingkungan. Senantiasa mengembangkan dan mengembangkan materi ajar, sehingga bersifat kontekstual. Tidak hanya sekadar materi tetapi benar-benar bermanfaat, bernilai sebagai penambahan materi dan dapat mengimplementasikan ke dalam kehidupan nyata. Sehingga kelak dengan hadirnya mata pelajaran Bahasa Jawa sejak satuan pendidikan Sekolah Dasar hingga jejang Menengah Atas secara kontinyu  peserta didik akan terus mendapatkan pelajaran Bahasa Jawa.

Pelajaran Bahasa Jawa yang identik dengan muatan-muatan nilai-nilai adiluhungnya, maka dengan harapan semua nilai-nilai luhurnya dapat berguna bagi peserta didik di masyarakat kelak diantaranya nilai bertanggungjawab, gotong royong. Namun, yang banyak terjadi dilapangan adalah kebosanan, kejenuhan peserta didik pada saat menerima mata pelajaran bahasa Jawa. Hal ini nampak tidak semangatnya peserta didik pada saat pembelajaran, banyak yang mengantuk, bercerita sendiri bersama temannya dan tidak jarangpula yang malah asyik bermain gawai. Terutama pada jenjang SMA peserta didik sudah mendapatkan banyak pelajaran bahasa asing yang baru seperti halnya Bahasa Perancis dan Bahasa Jepang.

Menjadi tantangan tersendiri bagi guru Bahasa Jawa untuk tetap membuat peserta didik mencintai dan menggunakan Bahasa Jawa. Salah satu usaha yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat media-media yang menarik seperti film animasi. Dalam film animasi terdapat percakapan langsung dan nampak unggah ungguh yang jelas. Sehingga peserta didik dapat menikmati, mengamati secara langsung nilai-nilai adiluhung dalam pembelajaran Bahasa Jawa. Karena dirasa unggah-ungguh peserta didik seiring perkembangan era teknologi ini semakin memudar.

Dengan kreativitas guru mata pelajaran Bahasa Jawa dengan menggunakan media atau alat bantu pembelajaran yang menarik maka tidak mustahil pelajaran Bahasa Jawa akan disukai peserta didik. (tj3/2/aro)

Guru Bahasa SMA Negeri  1 Boja Kendal

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Aktivis Pergerakan Semangati Arief Budiman

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Suasana rumah Prof Arief Budiman, mantan dosen Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) yang juga aktivis pergerakan, Sabtu13/1) lalu terasa meriah. Puluhan...

Tinggi, Minat Jadi Banser dan Fatser

BATANG - Banyaknya generasi muda di Kabupaten Batang yang ingin menjadi anggota Banser (Barisan Serba Guna) dan Fatser (Fatayat Serba Guna), membuat pengurus Korcab Kabupaten Batang...

Menikmati Keheningan Wisata Air di Kawasan Grabag

Kabupaten Magelang memiliki daya tarik wisata yang komplet. Mulai wisata heritage, seni, budaya, religi, hingga wisata alam yang memesona. BAGI yang butuh ketenangan dengan nuansa...

Janjikan Petani Dapat Tunjangan Pensiun

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said berjanji memperhatikan nasib para petani yang sudah tua atau pensiunan petani. Selain itu, petani lansia...

Vsix, Pilihan Baru untuk Bersantai

SEMARANG – Satu lagi tempat bersantai dan berkaraoke bisa dibuka di Semarang. Vsix Lounge and Karaoke, menawarkan  suasana karaoke di tempat eksklusif. Namun tapi...

Pesanan Melimpah, SDM Terbatas

MAGELANG – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Magelang mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) siap bersaing di pasaran. Yakni, dengan memproduksi...