33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Kenapa Siswa Harus Belajar Ekonomi?

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – ILMU ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Kata “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani oikos yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan nomos  atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

Manfaat mempelajari ilmu ekonomi, antara lain: setiap manusia pasti berusaha mengatur kebutuhan ekonominya, maka dari itu ilmu ekonomi sangat berperan penting di sektor kebutuhan manusia. Ilmu ekonomi sangat berperan penting bagi suatu daerah, baik daerah kecil maupun besar seperti negara, karena ilmu ini dapat meningkatkan taraf hidup sumber daya manusia (SDM).

Ilmu ekonomi sangat berperan penting dalam mengatur prinsip kebutuhan pokok sosial/masyarakat. Mempelajari ilmu ekonomi dapat melatih seseorang agar berjiwa sosial dan bersifat teliti (cermat) serta ekonomis.

Mempelajari ilmu ekonomi dapat melatih seseorang agar mampu mengatur atau mengelola nilai nominal dengan baik dan bijak. Mempelajari ilmu ekonomi sangat penting, dan hal pokok bagi setiap masyarakat khususnya dalam ruang lingkup keluarga, tujuannya agar dapat dengan cermat mengatur skala prioritas kebutuhan dari keperluan yang terpenting/ mendesak terlebih dahulu.

Mempelajari ilmu ekonomi melatih seseorang agar dapat mandiri dalam berwirausaha dan mengelola kebutuhanya. Dengan mempelajari ilmu ekonomi, kita dapat mengatur perekonomian pribadi seperti menggunakan uang saku dengan hemat, dan lain sebagainya.

Selain itu, sebagai pelajar pasti membutuhkan barang-barang untuk bersekolah. Dengan ilmu ekonomi, kita pasti akan lebih memilih kebutuhan yang paling penting untuk didahulukan daripada kebutuhan yang tidak terlalu penting seperti alat-alat tulis.

Sebetulnya kehidupan sehari-hari tidaklah lepas dari kegiatan ekonomi, contoh lainnya adalah Anda yang berusaha mencukupi kebutuhan sehari-hari. Anda memiliki sumber daya, yakni  tenaga yang Anda gunakan untuk bekerja. Anda akan mendapatkan uang sebagai imbalan atau balas jasa, uang di sini sebagai sumber daya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada dasarnya ada dua alasan penting mengapa ilmu ekonomi harus dipelajari. Yakni, berkaitan dengan kebutuhan manusia yang tidak kunjung habis. Agar bisa menentukan prioritas, ilmu ekonomi harus dipelajari. Manfaat ilmu ekonomi itu sangatlah banyak dan tanpa kita sadari kita sudah menikmatinya.

Penjelasan di atas sifatnya lebih kepada manfaat mempelajari ilmu ekonomi secara umum. Sedangkan manfaat mempelajari ekonomi bagi seorang peserta didik/siswa antara lain: Pertama, melatih seorang siswa agar berjiwa sosial, di mana siswa diajarkan untuk lebih peduli dan peka terhadap lingkungan sekitar, lebih teliti serta ekonomis. Selanjutnya dapat mengatur skala prioritas kebutuhan dari keperluan terpenting, seperti yang kita cermati bersama betapa anak-anak zaman now, mereka tidak melihat apa yang benar-benar mereka butuhkan seperti penjelasan di atas. Contoh konkritnya seperti kendaraan roda dua dan HP, jika tidak digunakan sesuai dengan fungsinya justru akan merugikan siswa.

Kedua, melatih seorang siswa lebih mandiri dalam merencanakan dan mengelola kebutuhan. Bagaimanapun juga dengan memberikan kepercayaan siswa akan lebih terpacu berpikir dan bertindak secara lebih rasional.

Kita sudah cermati dan pelajari tentang apa itu ilmu ekonomi, apa manfaatnya bagi kita sebagai masyarakat yang setiap saat selalu bersinggungan dengan perekonomian. Begitu juga kaitannya dengan para peserta didik pastinya memiliki manfaat yang lebih besar untuk belajar lebih kritis dan rasional dalam menentukan setiap keputusan. Penulis juga berharap semoga bermanfaat bagi penulis dan pembaca semua. (kpig1/aro)

Guru Ekonomi di MANU Batang

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Multi Fungsi, Bikin Tampilan Lebih Garang

RADARSEMARANG.COM - BAGASI mobil terbatas, tapi ingin mengangkut barang lebih banyak saat melakuka traveling, tak perlu lagi khawatir. Dewasa ini, lagi ngetren bagasi tambahan...

Diminta Tangkal Peredaran PCC

"Temuan pil PCC di Semarang dan Solo sangat mengejutkan. Ini jadi tantangan dan saya minta Kesbangpolinmas mempelopori. Coba dibantu dengan patroli mandiri mulai dari...

Nadya Valerie, Penyintas Kanker yang Ceritakan Pengalaman di YouTube

DUA pekan sejak diunggah, video Nadya Valerie yang membotaki kepala sudah ditonton 2,1 juta kali. Keputusan itu dilakukan beberapa hari pascakemoterapi kedua. Dengan berbagi...

Bekuk Bandar, Sita 154 Ribu Pil Koplo

KAJEN – Bandar narkoba berhasil dibekuk aparat Polres Pekalongan. Petugas juga mengamankan 154.000 butir pil psikotropika (pil koplo) siap edar. Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan...

Ngaku Stres, Sempat Kirim Foto Tali Gantungan

Persoalan asmara bisa membuat sesorang gelap mata. Setidaknya ini juga yang dialami Chusnul Khotimah alias Soimah. Diduga terbelit persoalan asmara, ia nekat gantung diri...

Paradoks Marginalisasi Guru Honorer

SAMPAI kapan guru honorer berhenti diperlakukan sebagai manusia paradoksal? Dibutuhkan pemerintah untuk mencipta sumberdaya manusia unggul, tapi dan sekaligus ditelantarkan? Beban mengajar tidak hanya...