33 C
Semarang
Minggu, 31 Mei 2020

Kembalikan Kejayaan Koperasi

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Jumlah koperasi di Kabupaten Pekalongan hampir mencapai 500an, namun usaha koperasi tersebut belum mampu menjadi penopang ekonomi  utama. Salah satu faktornya, masyarakat masing menganggap usaha koperasi adalah salah satu usaha kelas dua. Sehingga masyarakat masih meragukan usaha unit koperasi.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dalam puncak peringatan Hari Koperasi ke-71 di pendopo bupati, Sabtu (14/7).

Menurut bupati koperasi di Pekalongan dahulu berkembang karena batik. Mereka bersaing dengan daerah Solo, Jogja sampai Selat Malaka. Saat ini pemkab berupaya untuk membangkitkan kembali koperasi.

Bupati memerintahkan Kepala Dinperindagkop dan UKM, untuk mendinamisasi kembali gerakan koperasi yang ada di Kabupaten Pekalongan. Sebab Pekalongan mempunyai sejarah panjang koperasi yang dulu pernah mengalami masa kejayaan. “Nenek moyang kita dahulu jaya mengelola koperasi itu seperti apa, kita cari tahu cara-caranya, metodenya seperti apa, namun harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat modern sekarang ini,” kata bupati.

Bupati juga menjelaskan koperasi diharapkan menjadi salah satu daya dukung pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, saat ini intervensi intensif dari pemerintah belumlah kelihatan, karena saat ini pertumbuhan ekonomi secara nasional masih di angka 5. Untuk itu koperasi seharusnya berperan menjadi pemantik, salah satu faktor pertumbuhan ekonomi. “Karena target pertumbuhan ekonomi yang sudah kami patok adalah 6 sampai 6,2,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinperindagkop dan UKM Kabupaten Pekalongan, Hurip Budi Riyantini, menyapaikan, untuk mendukung pertumbuhan koperasi, pemkab memberi penghargaan kepada koperasi-koperasi yang berprestasi. Antara lain kategori koperasi tercepat pelaksanaan RAT, diraih masing-masing oleh KPRI Tehnika Bhakti SMKN 1 Kedungwuni, KPRI Sami Makmur Kecamatan Petungkriyono dan KPRI Titi Jl. Raya Tanjung Tirto.

“Untuk kategori koperasi yang rutin dan tercepat laporan triwulan, masing-masing adalah Koperasi Wanita Tunas Bersama Bondansari Wiradesa, Koperasi Wanita Sakinah Perum Puri Kedungwuni dan KSPPS Baiturrahmah Bojongminggir,” bebernya. (thd/zal)

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Pemkab Dukung Penuh Pembangunan Lemdiklat Polri

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mendampingi Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Unggung Cahyono dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono...

Terapkan Konsep Simpel Elegan

Mobil jenis city car walaupun memiliki body yang ramping,  ternyata tidak menjadi halangan bagi para modifikator untuk melakukan modifikasi pada mobil kesayangannya agar tampak...

Menuju Kurikulum yang Integral (1)

RADARSEMARANG.COM - PEMERINTAH sudah banyak melakukan perbaikan kualitas pendidikan nasional. Diawali oleh Menteri Agama Wahid Hasyim, dengan Permenag No 3 tertanggal 11 Agustus 1950,...

Job Fair Tak Tepat Sasaran

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Program ketenagakerjaan inklusif yang sebelumnya diyakini dapat menjadi solusi bagi pengangguran dirasa kurang tepat sasaran. Hal ini didapat dari fakta ketika...

Klaim Kesepakatan Sepihak

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang menilai, unjuk rasa aktivis Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Magelang yang memunculkan nota kesepakatan, bersifat...

Tebing Longsor Timbun Jalan

MAGELANG—Tebing setinggi 5 meter di Dusun Wareng, Desa Sumberarum, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Rabu (8/11) malam, longsor. Material tanah dan batu serta pepohonan yang...