Amphuri Jateng-DIJ Gelar Pameran

Amphuri Islamic Travel Expo (AITE) 2018

5997
Dwi Widayanto (ISTIMEWA)
Dwi Widayanto (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Guna meningkatkan pelayanan dan sosialisasi kepada masyarakat, Asosiasi Muslim Pengusaha Haji dan Umroh Republik Indonesia (Amphuri) Jateng dan DIJ akan mengadakan pameran yang berlangsung pada 20 -21 Juli mendatang di Mal Paragon.

“Kegiatan ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang biro perjalanan umroh yang sah dan terdaftar di Kementrian Agama (Kemenag),” kata Ketua Panitia, Dwi Widayanto.

Dalam kegiatan yang bertajuk Amphuri Islamic Travel Expo (AITE) 2018 tersebut, menargetkan transaksi keuangan sebesar Rp 5 miliar. Sedangkan target pengunjung sebesar 5000 orang selama pameran berlangsung.

“Kalau sebelumnya pernah diadakan di Solo, pengunjungnya mencapai 5000. Tetapi untuk di Kota Semarang ini bisa lebih, karena berdekatan dengan berbagai kabupaten dan kota seperti, Demak, Kendal, Ungaran, Purwodadi dan banyak lagi,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan penerbangan yakni Garuda yang memberangkatkan penerbangan umroh secara khusus dari Solo-Jeddah dengan harga Rp 21 juta yang akan berangkat pada November-Desember.

“Tapi itu untuk mereka yang mendaftar selama pameran, ada umroh khusus yang pembayarannya bisa dilakukan di Bank Jateng Syariah dengan angsuran selama 60 kali,” imbuhnya.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan kepada masyarakat bahwa biro perjalanan haji dan umroh ini tidak abal-abal karena untuk masuk ke dalam asosiasi ini melalui seleksi yang ketat dan melalui rekomendasi. “Track recordnya seperti apa, anggota tahu apakah bagus atau tidak. Untuk masuk menjadi anggota, ada persyaratan tertentu yang harus dilalui,” tambahnya.

Harapannya dengan adanya event ini, untuk berangkat umroh tidak harus ke Jakarta, tetapi bisa dilakukan di Jateng melalui Solo. Pasalnya, selama ini ada anggapan dari masyarakat bahwa untuk menjalankan umroh harus berangkat dari Jakarta. “Padahal anggapan itu tidak benar, karena Jateng memiliki embarkasi sendiri yakni di Solo, sehingga tidak perlu ke Jakarta. Bahkan kalau dihitung dari sisi budget, kalau berangkat dari Jakarta itu lebih mahal karena harus ke Jakarta dulu dan mempersiapkan tiket domestiknya,” paparnya. (hid/ida)