RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Hari ini, Minggu (15/7), para ulama sepuh Nahdlatul Ulama (NU) Jateng mengumpulkan seribu lebih eksponen dalam acara Ngumpulke Balung Pisah di Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), mulai pukul 08.00 hingga selesai.

Dua tokoh pemrakarsa adalah Dr KH Ahmad Darodji Msi dan KH Ali Mufiz MPA menjelaskan bahwa ngumpulke balung pisah pada momentum ini, ditepatkan usai berakhirnya perhelatan demokrasi, Pilgub Jateng dan tujuh Pilkada kabupaten/kota 2018 yang banyak melibatkan eksponen NU baik secara pasangan calon, tim sukses maupun simpatisan. Kedua, PWNU Jateng baru saja merampungkan Konferwil yang memunculkan Drs Muzamil sebagai Ketua PWNU periode 2018-2013 dan KH Ubaidillah Shodaqoh sebagai Rais Suriahnya.

“Inilah saat yang tepat mempertemukan mereka melalui momentum halal bihalal syawalan. Bila tadinya selama proses Pilkada dan Konferwil sempat terjadi ketegangan karena pilihan politik yang beda, maka momen ini untuk mencairkan kembali agar tetap guyub bersatu,” jelas Kiai Darodji yang juga Ketua Umum MUI Jateng.

Para pemrakarsa berusaha menghadirkan ulama sepuh kharismatik KH Maemun Zuber. Kiai Darodji menjelaskan, dirinya bersama KH Ali Mufiz, Dr KH Noor Ahmad dan KH Muhyiddin, sudah sowan Mbah Maemun Zuber di kediamannya, di Sarang, Rembang.

“Mbah Maemun menyatakan memberi prioritas utama untuk hadir di acara ini, bila kondisi fisik sehat. Kami berharap beliau dapat hadir untuk memberi wejangan dalam acara tersebut,” jelas Kiai Darodji.

Ngumpulke balung pisah sebagai amanah almarhum KH Ahmad Abdul Hamid kepada Kiai Darodji, sekaligus mensyukuri Unwahas kini memiliki Fakultas Kedokteran dengan gedung megah dan fasilitas lengkap yang diharapkan ke depannya akan semakin berkembang pesat. (*/ida)