33 C
Semarang
Minggu, 31 Mei 2020

Menuju Senja di Ujung Semarang

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM – PEMANDANGAN Langit senja dengan warna matahari jingga yang memantul dari laut menjadi obat lelah yang sempurna bagi masyarakat yang setiap hari disibukkan oleh pekerjaan dan penat hiruk pikuknya kehidupan kota.

Pantai Marina memberikan pemandangan sunset yang sempurna. Itulah sebabnya pantai yang terletak di sisi utara Kota Semarang menjadi jujukan yang pas bagi masyarakat Semarang yang tak ingin pergi jauh untuk sekedar berlibur dan menghilangkan penat.

Mendekati senja, pengunjung semakin banyak berdatangan. Biasanya pengunjung mulai berdatatangan mulai pukul 15.30. Selain hanya ingin duduk santai di batu karang, pecinta fotografi juga menjadikan pantai ini sebagai spot favorit mereka.

“Sengaja datang ke pantai Marina untuk bersantai dan nyari sunset aja, katanya di sini bagus, ya sudah saya coba aja kesini, baru pertama sih kesini,” ucap Agustri Wijayanti (28) salah satu pengunjung ditemui Jawa Pos Radar Semarang.

Bonus lainnya, di Pantai Marina pengunjung juga bisa menyaksikan pesawat yang  take off dari Bandara Ahmad Yani Semarang. “Sengaja datang untuk hunting foto disini, kebetulan bagus gak hujan, jadi bisa dapat sunset yang bagus, ” ujar Siti Yulaikah (26) salah satu pengunjung dari Bandungrejo, Mranggen.

Spot lain yang juga banyak diburu masyarakat adalah pantai Baruna. Letaknya memang tersembunyi di balik ilalang dan sedikit jauh dari jalan raya. Untuk menuju ke tepian pantai, pengunjung diharuskan melewati jalan setapak dengan tanah bergelombang.

Pengunjung akan melihat bantaran sungai air laut sebagai pemandangan pertama. Semilir angin menambah kesan sejuk dan nyaman bagi para pemancing untuk menikmati senja di sepanjang aliran sungai. Mereka berjejer di bibir pantai dengan memegang kail dan bercengkerama dengan pengunjung lain.

Tak lengkap rasanya jika berburu senja di Semarang tak mengunjungi pantai Cipta. Pantai yang banyak disebut sebagai mutiara yang tersembunyi lokasinya berada jauh dari jalan pantura dan harus melewati jalanan dengan pemandangan ribuan kontainer di sisi kanan-kiri jalan. Di Pantai Cipta bagian barat, pengunjung bisa menikmati pasir pantai dan bermain air laut. Bebatuan kecil yang berlumut serta buih-buih air bisa mempercantik pemandangan tepi pantai. Namun, hati-hati apabila air sedang pasang karena ombak bisa sedikit lebih besar.

Di sisi timur, pemandangan kapal-kapal yang bersandar di pelabuhan Tanjung Mas serta kegiatan pelabuhan lainnya terlihat jelas dari sisi Pantai Cipta. Kita bisa memandang temaram lampu kapal di pelabuhan ketika senja mulai menjelang. Tak hanya itu, spot sunset di Pantai Cipta tak kalah keren dibanding Pantai Baruna. Disini, kita dapat berelaksasi dengan nyaman memandangi lautan lepas, deburan ombak, serta kita dapat menikmati sunset jika cuaca tidak mendung. (mg7/mg8/mg9/mg13/bas)

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Siap Cetak Atlet Muaythai Nasional

SEMARANG – Meski belum lama berdiri, Sasana Lindu Aji ‘Yudhistira’ mampu menorehkan prestasi. Berkat latihan keras para atletnya, Yudhistira mampu meraih juara umum ketiga...

Awal Pembelajaran Menyenangkan, Ciptakan Kelas Humanis

“ANAK-anak, siapa yang tadi malam melihat berita di televisi?” tanya Bu Tatik  suatu pagi di kelas VIIIA. Sepertiga lebih dari siswa di kelas itu...

Awalnya Kenal di Jalan, Kini Sering Bersepeda Bersama

Para pencinta sepeda lipat tergabung dalam Komunitas Brompton Semarang. Selain rutin bersepeda bersama, komunitas ini kerap berbagi rezeki kepada kaum dhuafa. Seperti apa? M HARIYANTO KOMUNITAS...

Halal Bihalal RSI Sultan Agung

RADARSEMARANG.COM - SABTU, 23 Juni 2018, mulai pukul 08.30 sampai dengan selesai, Keluarga Besar RSI Sultan Agung akan mengadakan halal bi halal di Hall...

Penanganan Penipuan Umrah Lamban

SEMARANG - Kasus pelaporan dugaan penipuan uang milik jamaah umroh melalui biro travel Rihlah Alatas Wisata (RAW) belum ada kejelasan. Kepolisian belum menetapkan Eko...

Guru sebagai Ujung Tombak Revolusi Mental

INDONESIA diperkirakan mengalami masa bonus demografi, yakni penduduk yang berusia produktif lebih banyak pada 2020-2045. Kondisi ini pada satu sisi akan sangat menguntungkan jika...